in

Menurun karena Tertipu Beberapa Trek

Pit Beirer/dok.

 

HALO SPORT – Tampil lumayan pada paruh pertama MotoGP 2021, tapi tim KTM kemudian menurun setelah menjalani jeda.

Bos KTM Pit Beirer mengaku beberapa trek menjadi penyebab penampilan timnya merosot pada paruh kedua musim ini.

Sebelum jeda paruh musim, tim asal Austria ini mampu bersaing di barisan terdepan.

Miguel Oliveira bahkan masuk dalam kandidat peraih gelar juara dunia.

Oliveira begitu memukau saat membalap di Sirkuiti Mugello, Catalan, Sachsenring, dan Assen.

‘’Setelah posisi kedua Miguel di Mugello, kemenangan di Barcelona, dan tempat kedua di Sachsenring, kami semua menghela napas lega dan berpikir itu adalah langkah yang tepat,’’ ujar Beirer seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Pit menyatakan puas dengan pengembangan RC16 pada 2021 seiring pencapaian yang dihasilkan Oliveira.

KTM kemudian memutuskan untuk menghentikan pengembangan RC16, dan mulai fokus untuk musim 2022.

Namun, penampilan impresif KTM mulai merosot selepas jeda paruh musim.

KTM cuma memetik kemenangan di Austria melalui sukses dadakan Brad Binder.

Para pembalap KTM lain justru menampilkan performa menurun.

Pit menegaskan tertipu pada karakter motor setelah tampil di tiga sirkuit sebelum jeda musim panas.

Beirer ingin timnya meraih kemenangan keenamnya pada kelas utama.

Namun, melihat masalah yang terjadi saat ini, target itu agaknya harus ditunda hingga tahun depan.(HS)

Share This

Awali Tahun Depan dengan Lawan Tangguh

Mulai Lelah, Tinggalkan Timnas pada 2022