in ,

Menuju Kelas Dunia, Universitas I Gusti Bagus Sugriwa Butuh Lompatan Besar

Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko Seto. (Foto : Kemenag.go.id) 

HALO SEMARANG – Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa, ditargetkan dapat menjadi World Class University, pada 2023 mendatang. Untuk mewujudkan harapan itu, UHN IGB Sugriwa yang merupakan Universitas Hindu pertama di Tanah Air tersebut, harus membuat sebuah lompatan besar.

Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko Seto, seusai pencanangan World Class University IGB Sugriwo oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas, beberapa waktu lalu.

Menurut Tri Handoko, civitas academica UHN IGB Sugriwa, membutuhkan lompatan besar.

Seluruh motor penggerak kampus UHN, juga harus memiliki minimal empat pilar.

“Ini harus dilakukan dan diseriusi,” tegas Tri Handoko usai mendampingi Menag di Kampus UHN IGB Sugriwa, Bangli, Sabtu (11/9), seperti dirilis Kemenag.go.id.

Pilar pertama, meningkatkan kualitas pengajaran. UHN IGB Sugriwa membutuhkan SDM yang handal dan semangat yang tinggi.

Pilar kedua, meningkatkan kualitas penelitian para dosen.

“Harus ada kualitas penelitian yang bertaraf internasional. Tidak bisa lagi para dosen melakukan penelitian hanya untuk mengejar KUM, atau kredit point, tapi benar-benar berkualitas tinggi. Setidaknya hasil penelitian bisa memecahkan persoalan kemasyarakatan, atau bisa menjadi dasar kebijakan bagi pembinaan umat Hindu di nusantara,” kata Tri Handoko.

Pilar ketiga, kualitas lulusan. Disampaikan Tri Handoko, lulusan UHN IGB Sugriwa tidak boleh memiliki masa tumbuh kerja yang terlalu lama. Ini akan memengaruhi citra Perguruan Tinggi Agama Hindu.

Oleh karenanya, Tri Handoko mendorong agar, program kewirausahaan benar-benar diseriusi oleh UHN dan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu secara keseluruhan.

“UHN IGB Sugriwa harus menseriusi itu dan semua civitas akademika siap melaksanakannya. Ini akan menjadikan mahasiswa memiliki gambaran, ke depannya akan ke mana setelah lulus. Kalau itu sudah terjadi, antusias umat untuk kuliah di UHN IGB Sugriwa akan semakin meningkat, karena citra lulusannya yang sangat baik,” papar Tri Handoko.

Pilar keempat, wawasan internasional. Tri Handoko meminta Rektor UHN IGB Sugriwa, jajaran dan pada dosen dapat meningkatkan kemampuan civitas akademika dalam penguasaan bahasa-bahasa asing.

“Dosen-dosen harus digembleng untuk penguasaan bahasa Inggris, agar percaya diri untuk menjalin komunikasi dengan dunia internasional. Ke depannya, UHN IGB Sugriwa akan lebih diakui dunia internasional,” terang Tri Handoko.

Bagi Tri Handoko, strategi ini harus dipikirkan dengan jitu oleh seluruh civitas akademika UHN IGB Sugriwa.

“UHN IGB Sugriwa harus dapat mengidentifikasi keunikan yang dimiliki. Misalnya, Yoga Bali Kuno, dan Pencak Bali Kuno,” kata Tri Handoko.

“Segera kenali dan identifikasi keunikan yang dimiliki UHN IGB Sugriwa dan promosikan serta kampanyekan demi menarik perhatian dunia untuk datang ke UHN IGB Sugriwa untuk menuju WCU,” tutup Tri Handoko. (HS-08)

Share This

Polres Rembang Sita Puluhan Botol Miras

Antisipasi Tindakan Terorisme, Polres Wonosobo Gelar Patroli ke Sejumlah Gereja