in

Menuju Digitalisasi Society 5.0, Aplikasi “TUKUTUKU” UMKM Kendal Diresmikan

Launching Aplikasi UMKM "TUKUTUKU" di Kantor Pos Indonesia Cabang Kendal, Rabu (23/2/2022)

HALO KENDAL – Berbagai upaya dilakukan para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal agar dapat bertahan di tengah gempuran pandemi yang sampai saat ini belum juga reda. Salah satunya dengan bertranformasi ke sistem digital.

Pemasaran produk UMKM secara digitalisasi atau online sudah menjadi keharusan di masa Covid-19. Walaupun masih ada juga yang memasarkan secara offline ataupun perpaduan keduanya.

Melihat geliat pangsa pasar ekonomi UMKM menuju era digital society 5.0, Founder UMKM Energi Indonesia, Adhi Hariawan, kemudian memprakarsai penjualan UMKM secara online dengan membuat satu platform marketplace yang di beri nama “TUKUTUKU” atau beli-beli yang bisa didownload di Play store.

“Pelaksanaan di lapangan, kita bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan Sendo sebagai penyedia mesin Alat Kios Mandiri (AKM),” ujarnya saat acara launching mesin AKM di Kantor Pos Indonesia Cabang Kendal, Rabu (23/2/22).

Adhi menjelaskan, mesin AKM adalah satu alat atau mesin untuk menaruh beberapa produk UMKM, besar dan kecilnya mesin mengikuti dimensi dan volume produk UMKM tersebut.

“Kalau dulu ada ATM, sekarang ada AKM. Di situ pembeli bisa langsung membeli dengan memasukan sejumlah uang sesuai harga produk UMKM,” jelasnya.

Adhi juga menyebut, saat ini mesin AKM telah tersedia di PT Pos Indonesia Cabang Kendal.

“Ke depan, kami berencana akan menambah mesin tersebut di PT Pos seluruh Indonesia,” ujarnya.

Adhi menambahkan, saat ini produk yang bisa masuk ke AKM masih berupa produk kering. Namun ke depannya, pihaknya akan menyiapkan mesin AKM untuk produk basah dan juga mesin AKM untuk produk yang lebih besar.

Sistem mesin ini berfungsi secara otomatis, yakni para pelaku UMKM cukup menyetorkan foto ke admin “TUKUTUKU” kemudian produk UMKM nya di taruh di mesin AKM.

“Otomatis transaksi langsung masuk ke rekening pemilik UMKM yang bersangkutan, 24 jam. Jadi transaksi kapanpun, mereka akan dapat uang dari hasil penjualan di AKM,” imbuh Adhi.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Kendal Jese Yudistira Marpaung mengapresiasi dibukanya mesin AKM.

Dirinya mengaku akan mensuport dan memfasilitasi khususnya UMKM di Kendal, sebagai wujud dukungan dan keberpihakan pada UMKM. Yakni memberikan tarif khusus saat menggunakan jasa dan layanan PT Pos Indonesia.

“Melalui jaringan kami, kita akan bantu pasarkan agar produk UMKM bisa lebih berkembang,” ujar Jese Yudistira.

Salah seorang pembeli UMKM melalui mesin AKM, Mahadewi (22) mengaku, dirinya sangat terbantu dengan adanya AKM ini. Menurutnya, konsumen lebih dimudahkan dalam bertransaksi.

“Ya jelas kita dipermudah dengan adanya AKM ini. Kita tinggal pilih barang yang mau dibeli, kemudian bayarnya juga lebih gampang bisa pakai OVO,” ungkap Mahadewi. (HS-06).

Sopir Truk Demo Zero ODOL, Ganjar Minta Kemenhub Utamakan Sosialisasi Sebelum Penindakan

Masyarakat Pemalang Diminta Dukung Program Kemanusiaan PMI