in

Menteri Afrika Selatan Ini Mengaku Keturunan Kendal dan Ingin Bertemu Leluhur

Foto Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Afrika Selatan, Tina Joemat yang mengaku keturunan Kendal. Sumber ma-darussadah.sch.id.

HALO KENDAL – Para keturunan orang Jawa menyebar di berbagai penjuru dunia, banyak dari mereka yang keberadaannya tidak diketahui.

Namun siapa yang tahu, ada pula dari mereka yang menjadi tokoh dan namanya dikenal hingga di negeri tanah leluhur.

Seperti yang dialami Tina Joemat-Petterson, seorang wanita keturunan Jawa, tepatnya Kabupaten Kendal, pada tahun 2011 lalu berhasil menjadi Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Afrika Selatan.

Dilansir dari Wikipedia.org, Tina Joemat-Petterson lahir pada 18 Desember 1963. Dia adalah Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Afrika Selatan yang dipilih pada tahun 2009 oleh Presiden Jacob Zuma.

Pada saat menempuh pendidikan, Tina Joemat bersekolah di William Prescord High School dan kuliah di University of the Western Cape.

Pada tahun 2002, Tina berhasil menyelesaikan pendidikan di bidang Executive Management Programme pada Graduate School of Business dari University Cape Town.

Sembari kuliah, Tina sudah berkecimpung sebagai guru di Pescodia Secondary School, Kimberly, sejak tahun 1987.

Ia kemudian aktif di organisasi guru, South African Democratic Tehacher Union (SADTU) sejak tahun 1999. Setelah itu ia aktif di berbagai kegiatan politik.

Dari berbagai sumber, Sjahril Subarudin, seorang duta di Afrika Selatan mengaku pernah berbincang-bincang dengan Tina. Dalam perbincangan itu, Tina bercerita tentang asal usulnya.

Dari pertemuan itulah terungkap kalau ia keturunan Kendal, Jawa Tengah. Tina juga mengaku pada Sjahril kalau ia ingin bertemu leluhurnya orang daerah Kendal.

“Sebenarnya namanya Sutinah, tapi ‘Su’ nya sudah dihilangkan,” kata Sjahril yang pada tahun 2011 lalu menjadi Dubes Indonesia untuk Afrika Selatan, dikutip dari ma-darussadah.sch.id.

Bahkan, menurut Sjahril, Tina ingin sekali diundang ke Indonesia untuk bisa datang ke kampung leluhurnya.

“Saya ingin melihat leluhur saya, saya ingin sekali melihat,” kata Sjahril menirukan Tina.

Sjahril juga mengatakan kalau sekitar 1,2 juta keturunan Malay tinggal di Afrika Selatan, terutama di daerah Cape Malay, salah satu wilayah yang masih satu dengan Cape Town.

“Sebagian besar orang-orang Malay itu berbicara dengan bahasa Inggris, hanya sebagian kecil saja yang berbicara bahasa Indonesia, namun dengan ejaan lama,” ungkapnya.

Hingga saat ini belum diketahui alamat daerah tempat leluhur dan keluarga Tina Joemat di Kabupaten Kendal. (HS).

Ganjar Siap Bertemu Aplikator, Sampaikan Aspirasi Driver Ojol

34 Personel Polres Kendal Berprestasi Dapat Penghargaan Kenaikan Pangkat