Menpora Serahkan Surat Izin, PSSI Gerak Cepat Siapkan Turnamen Pramusim

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali resmi menyerahkan surat izin turnamen pramusim Piala Menpora 2021 kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (19/2/2021).

 

HALO SEMARANG – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali resmi menyerahkan surat izin turnamen pramusim Piala Menpora 2021 kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Pada acara ini Ketua Umum PSSI didampingi oleh Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Plt Sekjen Yunus Nusi, dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

Iriawan mengatakan, bahwa PSSI berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Menpora, Zainudin Amali sehingga Piala Menpora 2021 dapat memperoleh izin. Untuk itu, PSSI akan berkomitmen menjaga dan menjalankan turnamen dengan baik dan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami sangat lega, proses memperoleh izin dilalui lewat jalan yang panjang. Kami sudah mengajukan izin pada 1 Oktober 2020, 1 November 2020, 1 Februari 2021. Alhamdulillah, izin akhirnya dikeluarkan,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia telah mengeluarkan izin untuk Piala Menpora 2021 dengan catatan harus memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Penyerahan dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora Zainudin Amali, Kamis (18/2/2021) kemarin.

“Pihak kepolisian akan melihat bagaimana turnamen pramusim ini berjalan aman dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Jika berjalan baik, Insya-Allah Liga 1 dan Liga 2 dapat bergulir. Apabila terjadi sesuatu, pihak kepolisian sewaktu-waktu dapat mencabut izin yang dikeluarkan,” tambah Iriawan.

Oleh sebab itu, PSSI meminta semua pihak yang terlibat dalam kompetisi Piala Menpora 2021 benar-benar menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Para suporter juga diinstruksikan untuk tidak datang ke stadion dan menggelar nonton bareng (nobar) karena masih dalam pandemi Covid-19.

“Dengan adanya turnamen pramusim semua bisa melihat penerapan disiplin protokol kesehatan, karena kita belum pernah mencobanya. Sehingga ini jadi evaluasi untuk bergulirnya Liga 1 dan Liga 2, mendatang. Selain itu, bisa jadi ajang pemanasan tiap klub untuk melakukan seleksi pemain sebelum dikontrak sebelum tampil dalam kompetisi sesungguhnya,” tukas Iriawan.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan, hari ini ia menyerahkan secara resmi izin yang ia dapat dari Polri sebagai pegangan PSSI untuk gelaran turnamen pramusim.

“Pesan Kapolri tolong ini dijaga dengan baik amanahnya. Mudah-mudahan ini jadi contoh kegiatan-kegiatan berikutnya,” kata Zainudin Amali.

Menpora pun langsung meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk segera bekerja. Turnamen tersebut dijadwalkan dimulai pada 20 Maret hingga 25 April 2021.

“Sudah saya teruskan izin kepada Ketum PSSI. Dengan demikian PSSI dan PT LIB harus kerja cepat karena waktu hanya singkat. Kami tetap siap memberikan bantuan kepada PSSI,“ tambahnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.