Menekan Angka Positif Covid-19, Polres Kendal Kampanyekan Program “Ayo Pakai Masker”

Kampanye “Ayo Pakai Masker” dilaksanakan bersama Pemkab Kendal, Kodim 0715 Kendal, KPU Kendal dan Bawaslu Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Kamis (10/9/2020).

 

HALO KENDAL – Untuk menekan angka penularan Covid-19 dan dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak 9 Desember, Polres Kendal mengkampanyekan progran “Ayo Pakai Masker” dan “Patuhi Protokol dalam Rangka Mewujudkan Pilkada Kabupaten Kendal 2020 yang Aman, Damai dan Sehat”.

Kampanye “Ayo Pakai Masker” dilaksanakan bersama Pemkab Kendal, Kodim 0715 Kendal, KPU Kendal dan Bawaslu Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Kamis (10/9/2020).

Kampanye “Ayo Pakai Masker” dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan partai politik pendukung semua pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kendal 2020.

Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana dalam sambutannya mengatakan, kampanye “Ayo Pakai Masker” digelorakan agar Pilgub berjalan aman, damai dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Ini berarti masyarakat sudah ikut membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19,” jelas Kapolres.

Kapolres juga berharap agar Pilkada menjadi ajang pemersatu. Tidak boleh ada pecah belah di masyarakat. Oleh karena itu seluruh partai dan para calon dituntut bersama-sama menciptakan Pilkada yang aman dan damai.

“Harapannya supaya Pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran pandemi corona, maka kami mengajak semua pihak untuk saling mengingatkan agar mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Sementara Bupati Kendal dalam sambutan yang dibacakan Sekda Muh Toha mengatakan, jelang Pilkada Kendal 2020 diharapkan semua masyarakat termasuk kader partai politik untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Mengingat Kabupaten Kendal saat ini masih dalam zona merah. Sehingga perlu hati-hati dalam pengumpulan massa,” kata Sekda Kendal.

Bahkan dalam melakukan kampanye, para calon bupati dan wakil bupati diimbau untuk selalu mentaati protokol kesehatan. Sehingga kampanye di tengah pandemi dipersilakan.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kendal, Ibu Bupati juga berpesan, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,” kata Muh Toha.

Bahkan, pemerintah Kabupaten Kendal juga akan meminjamkan peralatan seperti termogan untuk mengukur suhu tubuh para peserta kampanye.

Gerakan Ayo Pakai Masker ditandai dengan pemakaian masker kepada beberapa perwakilan elemen masyarakat, di antaranya dari kalangan ojek online, tukang becak, dan pedagang kakilima.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker kepada warga di Kota Kendal.

Salah satu warga yang mendapatkan masker, Mujiono mengaku berterima kasih mendapat masker dari pihak kepolisian.

Mujiono berharap, karena saat ini pemerintah menggalakkan penggunaan masker, paling tidak sebulan sekali ada pembagian masker gratis.

“Sehingga masyarakat bisa lebih tertib menggunakan masker,” ujarnya. (HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.