in

Menang Atau Makin Terbenam

Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah ketika memimpin latihan timnya (foto dokumen Instagram @psisfcofficial).

 

HALO SEMARANG – PSIS akan menjamu PSS di Stadion Maguwoharjo, Sleman dalam lanjutan pekan ke-25 Liga 1 2019, Sabtu (2/11/2019) sore nanti. General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Wiranto optimistis mampu meraih hasil maksimal. Apalagi menurut Liluk, timnya memiliki sejarah bagus ketika bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Awal musim ini kami bisa menang dengan skor yang memuaskan di kandang Sleman. Sebetulnya ini laga home, tapi karena di Magelang tidak dapat izin, kami main di Sleman,” kata Liluk, baru-baru ini.

Pada pertemuan pertama di Liga 1 musim ini, PSIS menang atas PSS di Stadion Maguwoharjo dengan skor telak 3-1. Saat itu PSIS masih dilatih Jafri Sastra. Dan tiga gol PSIS lahir di babak pertama melalui Silvio Escobar, Wallace Costa Alves, dan Bayu Nugroho.

Dia berharap, pengalaman pernah memenangi laga di Stadion Maguwoharjo membuat skuad asuhan Bambang Nurdiansyah tak terbebani.

“Saya kira waktu menang kan pertandingan away. Dengan modal pernah menang di Sleman, tentunya kami harus bisa bermain lebih tenang,” ucap Liluk.

“Sleman itu tim bagus, mereka bisa menang di kandang Persebaya Surabaya itu luar biasa. Makanya kami harap anak-anak juga mampu bangkit, termotivasi untuk mengalahkan Sleman,” tegasnya.

Kemenangan sudah menjadi target yang harus dipenuhi skuad Mahesa Jenar jika tak ingin makin terbenam di zona degradasi.

Hingga kini, PSIS masih menghuni posisi ke-13 dengan torehan 25 poin dari total 24 laga yang sudah dijalani.
Tim asuhan Bambang Nurdiansyah telah mengoleksi enam kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sebelas kali menelan kekalahan.

Sedangkan, PSS Sleman berhasil tampil impresif musim ini dengan menempati posisi kelima dengan raihan 29 poin dari total 25 pertandingan yang telah dilakoni.
Tim berjuluk Elang Jawa tersebut sudah meraih sepuluh kemenangan, sembilan hasil imbang, dan enam kali merasakan kekalahan.

Bagi PSIS, kemenangan mutlak harus diraih guna menjauhkan diri dari zona degradasi.

Di sisi lain, laga nanti juga akan menjadi pertaruhan bagi pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah untuk mengakhiri catatan buruk anak asuhannya ketika bermain pada laga kandang.

Bambang Nurdiansyah mengatakan, secara teknis pihaknya sudah siap melakoni pertandingan kontra PSS, yang diakuinya sebagai salah satu tim yang memiliki tren bagus.

“Sleman tim yang grafiknya betul-betul lagi ada di atas, dan itu terbukti secara ranking mereka bagus. Tapi meski demikian kami siap menghadapi PSS,” kata pelatih yang akrab disapa Banur tersebut.

Mantan pelatih Cilegon United itu juga mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam serangan tim Elang Jawa.

Banur pun menjamin pihaknya bakal melakukan rotasi. Meski begitu pelatih berusia 63 tahun ini masih merahasiakannya.

Sementara jelang laga melawan PSIS, tim Elang Jawa dipastikan tidak dapat menurunkan Alfonso De La Cruz dan Brian Ferreira.

“Saat ini ada dua pemain yang masih cedera. Alfonso dan Brian. Terus ada beberapa pemain di timnas. Kami mencoba untuk bermain sesuai karakter yang kami miliki,” ungkap Seto Nurdiantoro, Pelatih PSS Sleman dalam jumpa pers sebelum laga, Jumat (1/11/2019).

Seto menambahkan, PSS memiliki tekad untuk melanjutkan tren positif sekaligus membalas kekalahan pada putaran pertama lalu.

“Pertemuan putaran pertama di kandang kami kalah 3-1 dari PSIS, kami akan mencoba bermain maksimal untuk mencuri poin entah satu atau tiga poin. Kami akan berusaha,” kata Seto.

Dalam hal persiapan, mantan pemain PSIM Yogyakarta tersebut mengakui tim lawan lebih diuntungkan dengan masa recovery yang lebih lama.

Hal ini dikarenakan tim asuhannya hanya memiliki masa recovery selama tiga hari saja, usai melakukan perjalanan laga away ke markas Persebaya.

“Persiapan seperti biasa, karena waktu yang sangat mepet hanya jeda tiga hari. Kami menjaga kebugaran pemain serta menjaga sentuhan bola pemain. Saya pikir PSIS lebih siap karena recoverynya lebih panjang,” kata Seto.(HS)

BPJS Naik, Ganjar Minta Manajemen Diperbaiki

Iswar Aminuddin Pimpin PBVSI Kota Semarang