in

Menag Minta Madrasah Perkuat Moderasi Beragama

Menag Yaqut Cholil Qoumas, (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta para pengelola madrasah di seluruh Indonesia, agar tidak hanya fokus pada peningkatan prestasi, tetapi juga penguatan moderasi beragama pada anak didiknya.

“Madrasah mendidik anak tidak hanya kuat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi bagaimana imannya kuat dan perilakunya moderat. Tanamkan iman sekuat-kuatnya, dan perilakunya harus moderat,” tegas Menag di Serpong, seperti dirilis Kemenag.go.id.

Pesan Gus Yaqut tersebut disampaikan katika meyampaikan sambutan pada Tasyakuran Milad ke-25 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong.

Lebih lanjut, Kemenag juga menekankan pentingnya penghargaan terhadap perbedaan.

“Saya mohon, saya tekankan betul. Penguatan moderasi beragama harus ditekankan. Salah satunya adalah penghargaan terhadap perbedaan di sekeliling kita, baik suku, ras, bahasa, tradisi, termasuk perbedaan dalam memahami ajaran-ajaran agama,” sambungnya.

Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama, dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bersama.

Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengalaman kita dalam beragama.

Ada empat indikator moderasi beragama, yaitu: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi. Pemahamaan akan hal ini yang terus Kemenag injeksikan terhadap masyarakat dalam kerangka penguatan moderasi beragama.

Menag mengingatkan bahwa alumni madrasah jangan sampai memiliki pemahaman keagamaan yang tidak moderat. Apalagi, sampai merasa hanya dirinya yang paling benar lalu menyalahkan pemahaman orang lain yang berbeda dengannya.

“Anak-anak ini penentu nasib masa depan bangsa. Cara mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan bangsa adalah dengan menjaga keragaman ini, mulai dari anak-anak kita,” pesan Menag.

Menag mengapresiasi Kepala Madrasah dan jajarannya atas capaian prestasi siswa madrasah yang terus berkembang. Namun, Menag juga mengingatkan bahwa prestasi yang diraih harus dibarengi dengan pemahaman dan sikap keagamaan siswa yang moderat.

“Meski prestasi setinggi langit, jika pemahaman keagaman siswanya tidak toleran, akan kita koreksi,” kata Menag mengingatkan para Kepala dan guru MAN IC yang hadir di Serpong dan mengikuti secara virtual.

“Saya yakin dan menaruh harapan para guru mampu mewujudkan itu. Semakin baik pemahaman keagamaan kita, maka semakin kita toleran dalam menyikapi perbedaan,” tandasnya.

Hadir, Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, Direktur GTK Madrasah Muhammad Zain, Kakanwil Kemenag Banten Nanang Fathurahman, serta Plt Karo Humas, Data, dan Informasi Thobib Al Asyhar. (HS-08)

Share This

Level PPKM Naik, Sejumlah Daerah di Jateng Minta Pemerintah Pusat Tambah Pasokan Vaksin

Kemenag Salurkan 3,6 Juta Paket Data Internet untuk Dukung Pembelajaran Jarak Jauh