Membentuk Tahfidz Qur’an Cinta Tanah Air, Ponpes Bumi Tanah Jawi Dibangun

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Bumi Tanah Jawi, di Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Qur’an Bumi Tanah Jawi, akan didirikan di Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, di dekat perbatasan dengan Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.

Pendiri Ponpes, Ahmad Yani menuturkan tujuan pemberian nama Bumi Tanah Jawi ini, adalah agar nanti para santri yang lulus dari Ponpes, mempunyai akhlaqul karimah, sekaligus cinta kepada negaranya.

“Menjaga negaranya tetap utuh dan bisa bermanfaat untuk nusa dan bangsa,” ungkapnya, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Lanjut dia, gagasan pendirian ponpes ini berawal dari pengajian rutin di rumah makan milik salah satu seniman ternama, Cak Diqin. Karena melihat banyaknya jamaah pengajian, tercetus ide mendirikan pondok pesantren untuk mewadahi anak-anak di lingkungan sekitar, untuk menjadi penghafal Al Qur’an.

Rencana itu pun mulai diwujudkan, Jumat (26/3) dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan. Selain Ahmad Yani, dua camat ikut dalam prosesi itu, yakni Camat Banyudono, Radityo Sumarno dan Camat Sawit, Noor Murbarani.

Selain itu dilaksanakan pula penyerahan surat akta pendirian Ponpes dari notaris kepada pendiri yayasan.

Lebih lanjut ditambahkan, Ponpes tersebut dibangun di lahan seluas 3.085 meter persegi dan terletak di kawasan perbatasan Kecamatan Banyudono dan Kecamatan Sawit.

Tanah tersebut didapat dari tanah wakaf dan pembebasan tanah milik warga sekitar. Pendirian ponpes ini juga tak luput dari dukungan berbagai pihak yang menyodorkan bantuan berupa dana maupun tenaga pengasuh agar ponpes segera berdiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Disinggung mengenai target untuk santri yang akan masuk di ponpes Bumi Tanah Jawi, pihaknya mengatakan bahwa akan menerima santri sebanyak-banyaknya dan tidak membatasi dari kelompok organisasi tertentu.

“Semua yang kersa untuk memasukkan anaknya di pondok ini nanti kami tampung dan kami siap menerimanya,” jelas Ahmad.

Untuk pembiayaan Ponpes Bumi Tanah Jawi, Ketua Pengurus Ponpes, Muryanto menjelaskan bahwa ponpes tersebut sudah mempunyai donatur tetap.

“Semua akan ditransfer melalui rekening yayasan Bumi Tanah Jawi,” terangnya.

Ditemui usai kegiatan, Camat Banyudono, Radityo Sumarno sangat mengapresiasi atas pembangunan Ponpes Bumi Tanah Jawi ini. Radit berharap agar pembangunan berjalan dengan lancar dan baik sampai dengan selesai.

“Ini adalah satu upaya dalam membentuk generasi Islam, generasi Qur’ani yang berakhlaqul karimah yang tentunya ini juga selaras dengan revolusi mental, karena sekarang ini banyak generasi yang mungkin sudah jauh dari nilai-nilai agama dan tentunya khususnya di Banyudono dan Sawit,” tegasnya. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.