Melanggar Lalu Lintas, Petugas Siap Merekam dengan Kopek

Para petugas polisi lalu lintas bersepeda motor, mengenakan helm yang dilengkapi kamera perekam. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Para petugas polisi lalu lintas yang berkendara sepeda motor di Jawa Tengah, akan dilengkapi helm berkamera, yang dapat merekam setiap pelanggaran peraturan lalu lintas.

Kasatlantas Boyolali, AKP Yuli Anggraeni menjelaskan program Kamera Portabel Penindakan Kendaraan Bermotor (Kopek) tersebut, merupakan inovasi baru dari Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng.

Kopek ini, menurut AKP Yuli Anggraeni, akan diluncurkan serentak di Jawa Tengah, Selasa (23/3) mendatang.

Untuk di Kabupaten Boyolali, akan ada empat kamera yang nantinya akan merekam pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Kopek, cara kerjanya adalah merekam segala pelanggaran lalu lintas yang ada di jalan raya khususnya. Jadi pada saat Kopek itu merekam ada pelanggaran kendaraan yang tidak menggunakan helm atau mungkin melanggar marka, atau melawan arus otomatis akan terekam melalui kamera kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Satlantas Boyolali akan segera mencocokan data induk dengan data Samsat dan akan memberikan surat konfirmasi kepada pelanggar tersebut.

“Kita tunggu sampai kurang lebih lima hari konfirmasi itu ke kita kalau memang dari pihak pelanggar tidak memberikan konfirmasi kepada kami, otomatis data pelanggar akan terblokir di data samsat,” terangnya.

Saat ini, kamera terebut akan dipasang di helm dengan menggunakan kendaraan bermotor. Ke depan, pihaknya akan berupaya untuk mengembangkan ketersediaan kamera di kendaraan roda empat. Para petugas akan berpatroli dengan memakai kamera tersebut.

“Sistem kerjanya dia patroli mobiling dengan menggunakan kendaraan. Kita menyisir khususnya jalan jalan protokol. Setelah kita kembali ke mako kita akan membuka kembali data tersebut, dan kita bisa mengecek. Kemudian kita akan mengambil gambar dan memberikan konfirmasi beserta gambar yang sudah terekam,” kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.