in

Mbak Ita: Pembangunan Taman MT Haryono Bisa Jadi Contoh Upaya Penambahan RTH

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali saat diwawancarai wartawan usai acara groundbreaking pembangunan Taman MT Haryono, Semarang, Kamis (2/9/2021).

 

HALO SEMARANG – Pembangunan fisik Taman MT Haryono Semarang ditarget selesai hingga tiga bulan ke depan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meresmikan pembangunan fisik Taman MT Haryono, di Jalan MT Haryono, Semarang, Kamis (2/9/2021).

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pembangunan Taman MT Haryono ini diberikan oleh pihak swasta melalui CSR PT Cakrawala Sakti Kencana (Paragon-red). Berupa lahan kosong dan sekaligus bangunan yang ada, untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH).

“Lalu untuk biaya perawatannya sampai enam bulan ke depan setelah jadi masih ditanggung PT Cakrawala Sakti Kencana. Taman ini diharapkan menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di wilayah Kecamatan Semarang Timur,” katanya, usai acara kepada awak media.

Saat ini, kata Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, sebenarnya luasan RTH harus ada sebesar 30 persen dari total luasan kota/kabupaten.

“Sebenarnya RTH harus ada sebesar 30 persen dari luas wilayah, tapi saat ini baru tercapai 15 persen. Sehingga diharapkan dengan adanya kerja sama seperti pemberian bantuan CSR dari pihak swasta ini bisa jadi contoh kepada pengusaha-pengusaha lain di Kota Semarang untuk membantu pemerintah kota membangun ruang terbuka hijau di seluruh Kota Semarang,” harapnya.

Sebenarnya aset taman Pemkot Semarang, lanjut Ita, cukup banyak. Namun untuk pembangunan RTH ada terkendala dengan pembiayaan.

“Dengan menggandeng pihak swasta, BUMN dan lainnya, sehingga diharapkan pembangunannnya satu per satu bisa terselesaikan. Contohnya, taman Indonesia Kaya dan Taman Signature-Pierre Tendean dibangun dengan partisipasi CSR pihak swasta,” katanya.

Sementara Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, pembangunan Taman MT Haryono menelan anggaran sekitar Rp 800 juta. Termasuk untuk biaya perawatannya, selama enam bulan ke depan setelah rampungnya pembangunan.

“Nanti konsepnya sudah kita koordinasikan dengan pihak Paragon, dan mereka bisa menerimanya. Secara umum, tidak jauh dari Taman Pierre Tendean, dari segi luasan taman yang akan dibangun ini pun sekitar 200 meter persegi,” tambahnya.

Adapun fasilitas yang ada, kata dia, nantinya juga seperti yang ada di Taman Pierre Tendean. “Tidak beda jauh, patungnya juga ada, yakni patung pahlawan MT Haryono. Ke depan tak hanya patung Pierre Tendean atau MT Haryono saja, tapi pahlawan-pahlawan khususnya dari Kota Semarang patungnya juga akan dibuatkan,” katanya.

Direktur Utama PT Cakrawala Sakti Kencana, Lie Jemmy mengatakan, taman MT Haryono yang akan dibangun dengan konsep bernuansa Chinese. Seperti dari bentuk bangunan juga didesain bernuansa seperti yang terdapat di Negeri Tirai Bambu. Misalnya, warna dipilih menonjolkan warna merah.

“Untuk pemilihan nuansa Chinese, kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Semarang,” katanya.

Diharapkan dengan adanya pembangunan taman ini bisa membuat Kota Semarang menjadi lebih maju dan indah.

“Seperti yang diinginkan Wali Kota Semarang. CSR yang kami berikan ini bisa mendukung pembangunan Kota Semarang, yakni dalam pemenuhan RTH dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang publik,” pungkasnya.(HS)

Share This

Polda Jateng Ajak Masyarakat Galakkan Literasi Digital

Ajak Warga Yogyakarta Tekan Covid-19, tiket.com Dirikan Sentra Vaksinasi di Jogja Expo Center