Masyarakat Magelang Diminta Tetap Perketat Protokol Kesehatan

Foto Ilustrasi magelangkab.go.id

HALO MAGELANG – Adanya peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang yang sembuh, tidak berarti masyarakat bisa mengendorkan upaya pencegahan.

Masyarakat tetap harus memperketat pelaksanaan protokol kesehatan, karena jumlah pasien baru Covid-19 juga terus bertambah.

Imbauan tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Rabu (18/11).

Dia mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, main banyak, bahkan pernah mencapai tiga digit (109 orang), pada Sabtu (14/11).

Karena itu masyarakat perlu mengoptimalkan program Jogo Tonggo serta menaati Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perbup Magelang Nomor 38 Tahun 2020, tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.

“Kita cukup prihatin melihat penambahan pasien positif dalam beberapa hari terakhir. Jumlah penambahannya cukup signifikan hampir setiap hari. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan. Virus Corona ternyata masih ada. Jadi jangan pernah menyepelekan,” kata Nanda, seperti dirilis Magelangkab.go.id .

Nanda juga mengatakan, kemarin terdapat penambahan pasien positif sebanyak 97 orang. Dari jumlah itu, 64 di antaranya berasal dari swab masif dan sisanya dari kontak erat.

22 di antaranya, berasal dari Kecamatan Tempuran. Kemudian, Mertoyudan (15 orang), Muntilan (9), Tegalrejo (8), Secang (7), Salaman (6) dan masing-masing 5 orang di Mertoyudan dan Mungkid. Selain itu ada 4 orang tersebar di Pakis, Candimulyo dan Bandongan serta tiga orang di Kaliangkrik dan Salam. Kemudian dua orang di Grabag, Sawangan, dan Dukun serta satu orang di Borobudur.

Meski demikian, hari ini ada 54 pasien positif yang dinyatakan sembuh. Mereka tersebar di Secang (13), Mertoyudan dan Borobudur, masing-masing 8 orang, serta Salaman ada 5 orang. Kemudian di Srumbung, Windusari dan Kajoran, masing-masing 4 orang, tiga di Kaliangkrik dan dua orang di Grabag. Selain itu juga ada satu orang di Muntilan, Salam dan Candimulyo.

“Hari ini juga ada dua pasien positif yang meninggal. Mereka berasal dari Tegalrejo dan Sawangan. Dengan tambahan semua itu, jumlah kumulatifnya menjadi 1.884 orang. Rinciannya, 569 dalam penyembuhan, 1.258 sembuh dan 56 meninggal,” jelasnya.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini ada tambahan 13 orang. Tiga di Mertoyudan dan Secang, kemudian dua di Grabag dan satu orang tersebar di Mungkid, Salam, Dukun, Salaman dan Bandongan.

Namun demikian, ada dua PDP yang sembuh. Berasal dari Mungkid dan Tegalrejo. Selain itu juga ada 11 PDP yang alih status menjadi pasien positif.

“Dengan tambahan 13, sembuh dua dan alih status 11 itu, jumlah kumulatifnya menjadi 778 orang. Rinciannya, 60 dirawat, 645 sembuh dan 73 meninggal,” terangnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.