in

Masyarakat Kota Pekalongan Mulai Abai Prokes, Satpol PP Bakal Galakkan Operasi

Operasi penegakan protokol kesehatan oleh TNI, Polri, Satpol PP di Kota Pekalongan. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Satpol PP Kota Pekalongan, bersama TNI, Polri, dan instansi lainnya, akan kembali menggalakkan operasi penegakan protokol kesehatan. Pendisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan perlu kembali dilakukan, karena ketika grafik kasus Covid-19 melandai seperti saat ini, masyarakat justru cenderung mulai mengabaikan protokol kesehatan.

Menurut Kasatpol PP Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso MSi, ketika kasus melandai ini, sebenarnya merupakan kesempatan untuk lebih mengurangi jumlah Covid-19, dengan cara disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Dia pun membandingkan dengan situasi ketika kasus Covid-19 melonjak dan PPKM darurat diberlakukan beberapa pekan silam. Saat itu masyarakat cenderung patuh pada protokol kesehatan dan hal ini berdampak pada penurunan jumlah pelanggar protokol kesehatan. Bahkan saat itu timbul sikap waspada yang tinggi.

“Ini mungkin juga disebabkan karena tingginya kasus, rumah sakit penuh, dan kegiatan pemakaman meningkat,” kata dia, seperti diriilis Pekalongankota.go.id.

Dia menjelaskan, penegakan protokol kesehatan perlu diintensifkan, agar masyarakat kembali disiplin melaksanakan protokol kesehatan, sehingga jumlah kasus Covid-19 semakin turun.

“Dari operasi prokes bulan Juli, jumlah pelanggar sebanyak 328, sementara sebelumnya, bulan Juni 1.756 pelanggar atau 6 kali lipatnya. Di mana memang ada pembatasan dan penyekatan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, sehingga jumlah pelanggar menurun.  Untuk kondisi Agustus, jumlah kasus aktif menurun dari sekitar 300 menjadi 45. Ini menimbulkan dampak psikologi masyarakat. Saya lihat jumlah pelanggaran meningkat lagi. Bahkan tanggal 23 Agustus ini, tercatat sudah ada 950 pelanggar selama PPKM,” kata dia.

SBS berharap masyarakat tetap mematuhi prokes meskipun mengetahui bahwa kasus Covid-19 di Kota Pekalongan mulai menurun. Kota Pekalongan juga sudah masuk level 3, namun sebetulnya sudah bisa di level 2, tetapi karena daerah sekitar level 3 sehingga Kota Pekalongan level 3 juga karena perbatasan wilayah tidak bisa dibatasi administrasi. (HS-08)

Share This

Serbuan Vaksin, Ribuan Mahasiswa di Kota Pekalongan Antusias Disuntik

Bupati Brebes Minta Warganya Tak Berhenti Berkreasi