in

Masyarakat Diminta Salat Idul Adha 1442 H di Rumah, Dilarang Takbir Keliling, Penyembelihan Hewan Kurban di RPH

Foto ilustrasi pelaaksanaan salat di masjid dengan protokol kesehatan.

 

HALO SEMARANG – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Jateng menekankan masyarakat untuk menaati peraturan pemerintah terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M.

Aturan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama, Nomor 15 Tahun 2021, memuat larangan takbiran keliling, anjuran salat Idul Adha di rumah, hingga anjuran pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Mustain Ahmad mengatakan, sesuai aturan yang telah disepakati, pelaksanaan salat Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing.

“Kemenag sudah menyampaikan, lalu juga dua organisasi masyarakat (ormas) Islam besar di Indonesia juga sudah menerbitkan surat edaran pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, yakni Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dan Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama, hingga MUI juga sudah,” jelasnya saat dihubungi halosemarang.id, Senin (19/07/2021).

Mustain menekankan kepada masyarakat Jateng untuk bisa menaati peraturan yang ada. Menurutnya peraturan yang telah dibuat, merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran wabah Wuhan Tiongkok tersebut.

“Salat Id itu sunah bisa dilakukan di rumah, yang wajib itu menjaga keselamatan jiwa. Untuk itu saya mengajak semua masyarakat Jateng untuk mengindahkan peraturan yang telah diterbitkan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Mustain mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat. Mulai pemerintah provinsi (pemprov), pemerintah daerah (pemda), hingga seluruh takmir masjid yang berada di Jateng.

“Takbir keliling saat malam Idul Adha sementara dilarang. Untuk itu masyarakat bisa melakukan takbir di rumah masing-masing. Sedangkan untuk pelaksanaan Salat Id di rumah, tata cara pelaksanaannya sudah saya bagikan ke takmir masjid atau musala. Atau naskah khutbah juga sudah dibagikan, bagi keluarga yang belum mendapatkan bisa meminta ke takmir masjidnya, atau ke website Kemenag,” tuturnya.

Selain itu, Mustain mengutarakan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dianjurkan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

“Jika RPH tidak memenuhi bisa dilakukan seperti Idul Adha pada umumnya, namun tetap dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Diharapkan Mustain, supaya masyarakat dapat disiplin menaati beberapa aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jika masyarakat kompak melaksanakan rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 H sesuai aturan, maka tidak menutup kemungkinan penyebaran wabah ini akan segera bisa teratasi,” pungkasnya.(HS)

Share This

Tito Minta Kepala Daerah Evaluasi PPKM

Tiga Film Indonesia Tayang Perdana Di Bucheon International Fantastic Film Festival 2021