in

Masyarakat Antusias Sambut Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19

Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, dan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pekalongan, melaksanakan Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19, di Kawasan Lapangan Mataram, belum lama ini. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0710/Pekalongan, Mayor Inf Raji, meminta masyarakat yang sudah mendapat vaksin, untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menjaga kesehatan.

Protokol kesehatan, sampai saat ini dinilai masih menjadi cara paling ampuh untuk membendung penyebaran Covid-19.

“Imbauan kami kepada masyarakat tetap jaga protokol kesehatan dan jaga kesehatan, gerakan 5M Covid-19 harus tetap dilaksanakan, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegas Kasdim, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Dia juga menjelaskan, TNI, Polri, dan Pemerintah juga terus berupaya menggelar vaksinasi massal, agar Indonesia segera mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Kodim 0710/Pekalongan bersama Polres Pekalongan Kota, dan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pekalongan, juga telah melaksanakan Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19, di Kawasan Lapangan Mataram, Sabtu (10/7) lalu.

Kegiatan untuk memperluas cakupan vaksin dan pemulihan dampak Covid-19 ini pun, disambut antusias oleh masyarakat Kota Pekalongan.

Lebih lanjut Mayor Inf Raji menjelaskan bahwa target kegiatan yang menyasar masyarakat umum tersebut, mencapai 2.000 sampai 2.500 orang.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa, bahkan kami sampai meminta mereka  menunggu sampai pukul 12.00. Apabila nanti petugas kesehatan yang berjumlah 11 orang vaksinator kami turunkan hari ini masih mampu,kami akan buka kembali. Harapan kami sampai kegiatan ini selesai bisa melebihi target sehingga masyarakat bisa tervaksinasi semua untuk membantu Pemkot Pekalongan menyukseskan program vaksinasi,” kata Kasdim.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto SKM MKes terkait dengan akselerasi cakupan, sesuai instruksi pemerintah pusat, bahwa setiap hari sasaran masyarakat yang divaksin adalah 1 juta setiap harinya.

Budi mengungkapkan bahwa, saat ini untuk pelaksanaan vaksinasi, ada kebijakan baru terkait dengan sasarannya yang saat ini sudah masuk tahap III untuk masyarakat umum dan masyarakat beresiko termasuk remaja berusia 12-17 tahun.

“Tapi di Kota Pekalongan vaksinasi untuk remaja masih kami kaji  karena kami masih fokus pada sasaran yang lain (masyarakat umum). Untuk update vaksinasi sampai hari kemarin (9/7), sasaran vaksinasi untuk masyarakat Kota Pekalongan sudah berubah lagi dari jumlah penduduk sekitar 316 ribu (sesuai data Dindukcapil), kami mendapatkan  jumlah target sasaran vaksinasi sekitar 233.663 terdiri dari masyarakat berusia diatas 12 tahun,” papar Budi.

Budi menerangkan, cakupan akselerasi di Kota Pekalongan ini dengan jumlah penduduk  316 ribu dan target sasaran 233.663  diartikan bahwa jika dalam sehari memvaksin sudah ada 41 ribu dan masih ada sekitar 190 ribu dengan sisa hari efektif 140 hari,sehingga sehari ditargetkan sekitar 1400-1500 orang.

“Harapannya bisa tercapai di akhir tahun 2021, dengan catatan vaksin yang diterima Kota Pekalongan lancar. Ini belum termasuk ketika kami menggelar beberapa kegiatan yang sifatnya sentra sentra  vaksinasi seperti kegiatan hari ini serbuan vaksinasi massal bekerjasama dengan TNI dan Polri menargetkan minimal 2000 orang untuk pelaksanaan hari ini,melihat animo masyarakat juga cukup tinggi,oleh karena itu kami bersinergi dengan jajaran TNI Polri dalam rangka memenuhi angka cakupan akselerasi vaksinasi di Kota Pekalongan,” kata dia. (HS-08)

Share This

Rumah Sakit di Temanggung Gotong Royong Sediakan Oksigen

Fadia Arafiq Ajak Ulama Bekerja Sama Atasi Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan