in

Masuk Jateng, Kesehatan Hewan Kurban Dijamin Aman

Ilustrasi truk mengangkut hewan kurban.

 

HALO SEMARANG – Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah melakukan pengecekan terhadap hewan kurban.

Terdapat dua langkah untuk memastikan hewan terhindar dari penyakit, yakni pengecekan pra pemotongan (antemortem) dan pemeriksaan pasca pemotongan (postmortem).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Lalu M Syafriadi mengatakan, pemeriksaan antemortem terdiri dari kesehatan fisik hewan kurban, memastikan hewan tidak terjangkit penyakit.

“Kami akan memeriksa bagian-bagian lubang hewan ternak seperti mulut, hidung, telinga, mata, dubur, alat reproduksi,” kata Lalu kepada halosemarang.id, Sabtu (10/7/2021).

Pada proses pemeriksaan antemortem dilakukan di tempat penjualan (pasar) dan penampungan hewan kurban, baik yang dikelola oleh masjid atau masyarakat.

Ditekankan oleh Lalu, kepada masyarakat diminta untuk memperhatikan kesehatan hewan. Hal ini dapat diketahui dengan merujuk pada hewan yang dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Kedua kalau sudah ada pilihlah hewan yang sehat,” tambahnya.
Sementara pada postmortem, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap organ-organ tertentu untuk memastikan hewan dalam keadaan sehat.

“Kami lakukan pemeriksaan pasca penyembelihan, nantinya pada jeroan, hati, limpa, paru paru. Biasanya yang sering ditemukan adalah adanya cacing hati,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan stok hewan yang masuk ke Jawa Tengah dalam kondisi sehat. Hal itu dibuktikan dengan dilengkapinya satu-persatu hewan kurban dengan SKKH.

“Ternak-ternak yang diperjualbelikan untuk kebutuhan kurban sudah memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau sertifikat veteriner yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh dokter hewan berwenang di kabupaten/kota,” tutupnya.(HS)

Share This

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1442 H Jatuh pada 20 Juli 2021

Pedagang Hewan Kurban: Idul Adha Tahun Ini Sepi Pembeli