Masjid Agung Kendal Lelang 22 Bondo Wakaf Seluas 52 Hektare

Foto ilustrasi Masjid Agung Kendal.

 

HALO KENDAL – Sebanyak 22 bidang bondo wakaf Masjid Agung Kendal akan dilelang secara terbuka. Lelang akan dilaksanakan Minggu (18/20/2020).

“Bondo wakaf yang dilelang berupa tanah, sawah, dan tambak. Sistem lelangnya terbuka tetapi dengan amplop tertutup dan dilaksanakan perbidang. Sehingga jika kalah lelang dalam satu bidang bisa ikut lagi bidang yang lain,” jelas Ketua Panitia lelang bondo wakaf Masjid Agung Kendal, Sugiono di kantornya, Kamis (15/10/2020) sore.

Sugiono yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Purumahan Rakyat (PUPR) Kendal ini menjelaskan, nilai tertinggi yang ditawarkan dalam lelang adalah Rp 30 juta perhektare dan Rp 10 juta yang terendah untuk sawah.

Luas tanah yang akan dilelang dari 22 bidang tersebut total mencapai 52 hektare. Diharapkan dana yang akan terkumpul dari lelang ini sebesar Rp 1,2 miliar.

“Dari 22 bidang ini ada satu bidang sawah yang tidak bisa ditanami karena terkena rob, yakni sawah di Kelurahan Karangsari. Sementara untuk tambak hanya satu bidang dengan luas 0,75 hektare,” jelasnya.

Untuk jaminan, lanjut Sugiono, yang diberikan saat pelaksanaan lelang adalah sebesar 20 persen dari harga dasar, dan peserta terbuka untuk umum asalkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Kendal.

“Untuk bidang tanahnya ada di Kelurahan Pekauman, Karangsari, Sukolilan, Sijeruk, Langenharjo, Kalibuntu Wetan, Ngilir dan Balok,” imbuhnya.

Sugiono menegaskan, panitia akan memberikan sanksi kepada pemenang lelang, apabila tidak bisa melunasi dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Maka untuk jaminan yang sudah disetorkan, akan masuk ke kas Masjid Aguing Kendal,” tegasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.