in

Masjid Agung Kauman Semarang Tiadakan Salat Idul Adha

Masjid Agung Kauman Semarang meniadakan Salat Idul Adha tahun 2021, karena masih masa PPKM Darurat.

 

HALO SEMARANG – Di masa PPKM Darurat ini, Masjid Agung Kauman Semarang meniadakan salat berjamaah Idul Adha 1442 H yang jatuh pada Selasa 20 Juli 2021.

Meski tidak menggelar Salat Idul Adha, pengurus Masjid Agung Kauman Semarang tetap akan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban di area masjid tersebut. Penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan pada Rabu dan Kamis atau tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Semarang, Muhaimin mengatakan, pihaknya telah memasang spanduk pemberitahuan di sekitar area lokasi masjid kepada masyarakat terkait peniadaan Salat Idul Adha tersebut.

“Karena masih masa PPKM Darurat,” katanya, Senin (19/7/2021).

Sedangkan, kata dia, untuk penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban tetap diselenggarakan oleh pihak masjid.

“Namun pelaksanaannya dengan catatan khusus, menerapkan prokes yang ketat. Seperti tidak ada kerumunan warga, pakai masker dan penggunaan sarung tangan,” imbuhnya.

Kemudian, petugas yang ikut jadi panitia kurban tidak ada yang sedang sakit. Dan panitia dibatasi maksimal 50 orang.

“Saat prosesi penyembelihan menggunakan satu alat hanya dipakai satu orang, dan face shield,” paparnya.

Untuk tahun ini, pihaknya juga membatasi jumlah hewan kurban yang akan disembelih. Dan hanya menerima hewan kurban sebanyak 30 persen dari sebelum pandemi.

“Biasanya jumlah hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha di masjid ini sebanyak 17-21 ekor sapi. Tapi untuk tahun ini kita batasi hanya menerima 6-7 ekor sapi dan 30 ekor kambing,” ungkapnya.

Adapun pelaksanaan penyembelihan hewan kurban nanti dilaksanakan selama dua hari.

“Sistem pembagian daging hewan kurban yang sudah disembelih tidak diserahkan langsung, atau warga datang ke masjid. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan warga. Biasanya kami membagikan ke rumah para mudohi atau orang yang berkurban. Sisanya akan diberikan kepada masyarakat sekitar masjid, dan disebar ke jaringan masjid untuk dibagikan ke daerah masing-masing,” terangnya.

Nantinya, lokasi penyembelihan akan menggunakan area gedung parkir masjid, untuk menghindari kerumunan warga yang menonton penyembelihan, pihaknya akan menutup akses gerbang masjid.(HS)

Share This

Konflik Desa Purwosari Sukorejo Diselesaikan Secara Damai

Satpol PP Kota Semarang Berjanji Akan Lebih Humanis Dalam Penegakan Aturan