Masjid Agung Karanganyar Dibangun Multiyears

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati dan Forkopimda, menyalakan sirine sebagai tanda resmi dimulainya proyek pembangunan masjid Agung Karanganyar. (Foto : karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Pemkab Karanganyar saat ini sudah mulai membangun Masjid Agung Karanganyar. Masjid yang dibangun secara multiyears tersebut, nantinya akan menyerupai Masjid di Madinah.

Peresmian pembangunan tempat ibadah tersebut, dilakukan oleh Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda, Rabu (18/11), dalam acara peletakan batu pertama. Peresmian tersebut juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar, Rabu (18/11).

Plt DPUPR Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, mengatakan lelang proyek pembangunan Masjid Agung, telah dimenangkan oleh PT MAM Energindo Jakarta.

“Kontraknya sudah ditandatangani 16 November 2020. Nilai kontraknya Rp 89, 485 miliar. Jangka waktu pengerjaannya 390 hari,” katanya saat acara peletakan batu pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan sebelumnya Pemkab dan DPRD Karanganyar, telah sepakat untuk membangun Masjid Agung dengan nilai Rp 101 miliar. Nilai itu sesuai dengan peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar. Namun baru terlaksana pembangunannya pada tahun ini.

“Kami berharap dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan supaya tepat waktu dan kualitasnya. Harapannya 18 November 2021 bisa selesai,” ucapnya.

Menurutnya, design Masjid Agung Karanganyar ini akan menyerupai Masjid di Madinah. Selain payung raksasa, di sekitar masjid juga dilengkapi dengan kawasan publik. Harapannya masjid ini selain menjadi tempat ibadah juga kegiatan lainnya.

Masjid dilengkapi empat menara di antaranya satu menara akan dilengkapi lift yang bisa digunakan untuk melihat pemandangan dari atas. Termasuk empat buah payung di halaman yang diminta kualitasnya seperti payung masjid Nabawi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.