in

Masih Ada Pekerjaan Pengeprasan Jalan, Jalur di Simpang Hanoman Sering Macet

Ruas Jalan Walisongo, Krapyak tepatnya di Simpang Hanoman sering terjadi penumpukan kendaraan, baik kendaraan berat dan motor terutama pada waktu-waktu jam sibuk karena sampai kini masih dalam peyelesaian.

 

HALO SEMARANG – Jalan Walisongo yang masuk wilayah di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat atau tepatnya di Simpang Hanoman
sering terjadi kemacetan lalu lintas.

Terutama kepadatan kendaraan terjadi pada jam sibuk, yaitu pagi dan sore hari.

Kondisi arus lintas kerap dipadati arus kendaraan di sepanjang ruas tersebut, dari arah barat menuju Kota Semarang. Sedangkan ruas jalan dari arah sebaliknya pergerakan arus lalin terpantau lancar.

Hal ini salah satu penyebabnya terjadi antrean kendaraan banyaknya kendaraan berat yang melintas yang tidak diimbangi dengan daya tampung jalan
yang masih dalam penyelesaian proyek pengeprasan jalan tersebut.

Sehingga ruas jalan ini belum optimal menampung derasnya arus kendaraan di jalan pantura tersebut.

Ruas jalan di Simpang Hanoman saat ini telah dibuka pada beberapa waktu lalu setelah ditutup satu bulan penuh, dan hingga kini pengerjaannya belum rampung.

Karena masih ada salah satu bagian ruas jalan sekitar satu meter yang ditutup karena masih dalam pegerjaan proyek. Yakni seperti pemasangan gorong-gorong dan talud jalan.

Terlihat sejumlah pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan pemasangan besi di tebing jalan. Di lokasi juga terdapat satu alat berat yang digunakan untuk pekerjaan proyek tersebut.

Salah satu pengendara, Andi mengatakan, dirinya sering terjebak kemacetan saat melintas di wilayah tersebut.

Sehingga dirinya harus lebih berhati-hati dan konsentrasi saat mengendarai motornya. Sebab, jarak antara kendaraan satu dengan lainnya terlalu mepet khawatir menyenggol kendaraan lainnya yang berada di depan atau sampingnya.

“Belum lagi rambu-rambu atau pembatas jalan sementara di proyek kadang membahayakan pengendara yang lewat. Kalau tidak hati-hati bisa nyenggol dan membuat kendaraan hilang keseimbangan dan oleng,” ujar pria yang berkantor di Dinas Sosial Kota Semarang ini, Rabu, (24/11/2020).

Andi berharap dalam waktu dekat ini proyek pengeprasan Simpang Hanoman bisa rampung.

Sehingga bisa dimanfaatkan untuk kelancaran transportasi dan membuat arus lalu lintas di ruas tersebut kembali normal.

Sebagai informasi, saat ini Jalan Siliwangi tepatnya di kawasan Hanoman samping Kantor Samsat Semarang Barat sedang berlangsung pekerjaan pengeprasan jalan. Pekerjaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang sering menimbulkan korban jiwa.(HS)

Share This

Penyehat Tradisional Jadi Alternatif Pelayanan Kesehatan

PELTI Karanganyar Gasss Poll, Selenggarakan Piala Bergilir Bupati