in

Marah karena Pandangan yang Salah

Jamahal Hill/dok

HALO SPORT – Jamahal Hill, juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), marah terhadap orang-orang yang menganggap divisinya lemah.

Kelas berat ringan UFC memang mengalami perubahan besar sejak Jon Jones hengkang ke divisi berat dan kini menjadi juara.

Ketika masih di kelas berat ringan, Jones amat sulit ditaklukkan. Dia mempertahankan gelarnya sebanyak delapan kali pada periode pertama dan tiga kali di periode keduanya.

Setelah kepergian Jon, pergantian juara terjadi lebih cepat. Dari Jan Blachowicz, kemudian Glover Teixeira, dan sekarang Jamahal Hill. Menurut Hill, menyebut kelas berat ringan sebagai divisi yang lemah adalah hal bodoh.

’’Itu adalah perkataan terbodoh yang pernah saya dengar karena siapa pun bisa mengalahkan siapa pun,’’ ungkap Jamahal seperti dikutip dari Sportskeeda.

Fakta itulah, lanjut Hill, yang membuat divisi ini menjadi lebih lemah. Meski dinilai kurang kompetitif, Sweet Dreams, julukan Jamahal, sama sekali tak peduli.

Yang dia pikirkan adalah memberikan yang terbaik dan mempertahankan gelar sebanyak mungkin. Hill (31) juga ingin fokus dengan laga berikutnya yang akan diberikan UFC.

Petarung berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu menguasai jiu-jitsu Brasil. Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) profesional adalah 12 kali menang, satu kali kalah, dan sekali no contest.

Hill agaknya harus waspada lantaran banyak lawan potensial yang siap menjegalnya.(HS)

Makan Seblak dan Main Angklung, Ganjar: Raos Pisan Euy

Kembali Merajalela jika Tak Bikin Kesalahan