in

Mantan Teroris Kumpul di Karanganyar Bahas Masalah Ini

Hasan Al Rosyd, Sekjen Gema Salam.

 

HALO KARANGANYAR – Yayasan Gema Salam, sebuah yayasan yang didirikan para eks-Napiter (nara pidana teroris), yang diketuai Joko Triharmanto alias Jack Harun (mantan anak buah Noordin M Top dalam kasus bom Bali) mengadakan Rapat Kerja I yang diselenggarakan di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari Sabtu-Minggu (4-5/9/2021), untuk membahas program-program kerja yayasan sekaligus evaluasi untuk perbaikan. Hasan Al Rosyd, Sekjen Gema Salam menjelaskan, program tersebut rencananya akan dilaksanakan untuk satu tahun ke depan.

“Melalui rapat kerja ini kami berharap agar Yayasan lebih tertata dalam melaksanakan program kerjanya. Program kerja tahun lalu kita evaluasi serta membahas agenda untuk tahun depan,” ujarnya.

Dalam rapat kerja tersebut Yayasan Gema Salam menghasilkan beberapa rekomendasi. Di antaranya tentang pentingnya pendataan bagi semua napi teroris, mantan napi teroris, dan keluarganya di Indonesia.

Karena cakupannya luas, sehingga akan dilakukan bertahap mulai dari Jawa Tengah dan DIY. “Hal ini dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi, sehingga ke depannya Yayasan Gema Salam dapat ikut memberi solusi terbaik bekerja sama dengan pemerintah ataupun swasta dalam memerangi deradikalisasi,” tambahnya.

Selain itu Yayasan Gema Salam akan melakukan kunjungan ke beberapa tokoh agama maupun masyarakat, juga pimpinan daerah, dan lainnya.

“Melalui program ini kami berharap agar mendapat masukan dan saran, sehingga ke depan Yayasan Gema salam lebih optimal dalam melaksanakan program kerja,” katanya.

Pihaknya juga akan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang bahaya radikalisme.

“Ke depan kami akan lebih intens ikut memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak remaja, baik pelajar ataupun mahasiswa agar mereka tidak terpengaruh dengan paham radikal. Yayasan Gema Salam juga berencana membuat buku saku yang didesain menarik berisi tentang bahaya radikalisme dan solusinya,” tambahnya.

Terakhir Yayasan Gema Salam akan berupaya melakukan reintegrasi dan rehabilitasi bagi napi terorisme dan keluarganya.(HS)

Share This

E-Sport Kota Semarang Targetkan Emas dalam Eksebisi PON Papua

Persiapan 80 Persen, Atlet Dayung Jateng Ini Optimistis Tiga Besar di PON XX Papua