in

Manfaatkan Waktu Luang, Guru Swasta Ini Kreasikan Bonsai Kelapa Jadi Karya Seni

Totok Hariyanto (51) pecinta tanaman bonsai di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, menunjukkan bonsai kelapa miliknya. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pecinta tanaman bonsai dari Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Totok Hariyanto (51), menggunakan waktu luangnya untuk berkreasi membuat bonsai kelapa menjadi karya seni.

Totok yang juga guru di sebuah sekolah swasta itu, menuturkan selama masa pandemi ini, kegiatannya mengajar memang agak berkurang. Waktu luang itulah yang kemudian dia manfaatkan untuk berkarya dan berinovasi.

Dengan media tanaman bonsai kelapa, dia membuat bermacam karya seni berupa karakter, seperti wajah manusia, tupai, ayam, burung, dan ikan.

“Ide awal untuk membuat karakter bonsai kelapa, karena saya ingin mengkombinasikan bentuk unik dari bonsai kelapa, dengan karakter tertentu. Setiap bonsai kelapa itu, kadang bentuknya beragam dan mengandung nilai seni. Karena itu saya sangat suka,” kata dia, seperti diirilis Batangkab.go.id.

Menurut dia, membuat karakter bonsai kelapa sebetulnya sangat mudah. Modal awal yang harus dimiliki adalah kemampuan mengimajinasikan bentuk bonsai kelapa, menjadi karakter yang diinginkan, dengan melihat lekuk atau bentuk bonsai kelapanya. Setelah itu dipahat dengan pisau.

“Penjualan karakter bonsai kelapa masih di sekitar lingkup rumah. Biasanya ada keluarga yang ingin menjenguk atau menjemput anaknya di pondok pesantren sekitar sini, tertarik untuk membeli setelah melihat karakter bonsai kelapa di halaman rumah saya,” ungkapnya.

Harga karakter bonsai kelapa, dijual dengan harga Rp 300.000 sampai Rp 500.000, tergantung pada tingkat kesulitan dalam membuat karakter.

“Kendalanya hanya pada menunggu masa pertumbuhan bonsai kelapa, karena yang dapat dibentuk karakter hanya bonsai kelapa yang minimal sudah berumur 2 tahun minimal. Kalau kurang dari itu pertumbuhannya belum maksimal,” ujar dia. (HS-08)

Share This

Satgas PGRI Pemalang Salurkan 9.500 Bansos

Gelar Doa Bersama, Menag Ajak Masifkan Kampanye 5 M+1D