in

Manfaat Augmented Reality untuk Digital Marketing Pariwisata

 

Webinar Pemanfaatan Augmented Reality untuk Digital Marketing menandai perayaan hari pertama Dies Natalis ke-10 Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Unika Soegijapranata, Jumat (12/11/2021).

 

 

HALO SEMARANG – Webinar Pemanfaatan Augmented Reality untuk Digital Marketing menandai perayaan hari pertama Dies Natalis ke-10 Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Unika Soegijapranata, Jumat (12/11/2021).

Acara yang digelar secara daring itu disiarkan dari ruang virtual dan dibagikan melalui akun YouTube resmi Unika Soegijapranata.

Guru Besar Sistem Informasi Unika Soegijapranata, Prof. Dr. F Ridwan Sanjaya, MS, IEC menyampaikan, peran daring dan luring sekarang ini telah menyatu dan saling melengkapi dalam perkembangan teknologi untuk kemanusiaan.

“Disamping itu dalam keilmuan, teknologi diciptakan memang untuk kemanusiaan. Dan saat ini, teknologi sudah pada level kebermanfaatan dan berguna sesuai dengan fungsinya. Jadi itu yang kita namakan sebagai teknologi untuk kemanusiaan,” kata Ridwan.

Sebagai narasumber, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari, SE, MAP memaparkan materi terkait implementasi ilmu dalam dunia kerja terutama di bidang budaya dan pariwisata.

“Salah satu aplikasi yang kita ciptakan di era pandemi adalah aplikasi LUNPIA. Sehingga dengan aplikasi ini masyarakat bisa menemukan keajaiban berwisata di Kota Semarang,” tutur Indriyasari.

Selain itu, lanjutnya, juga tersedia Semarang Creative HUB yang memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, tersedianya fasilitas itu, karena Kota Semarang termasuk dari sepuluh kota kreatif di Indonesia.

“Dan tujuan didirikannya adalah untuk memberikan ruang dan kesempatan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Semarang untuk berkolaborasi, untuk menampilkan karyanya dan untuk bersama-sama melakukan aktivitas di Kota Semarang,” lanjutnya.

Sedangkan narasumber lainnya, Dosen Unika Soegijapranata, Andre Kurniawan P, S.Kom, M.Ling mengatakan, penggunaan Augmented Reality (AR) atau Realitas Berimbuh sangat bermanfaat pada digital marketing.

“Dengan teknologi AR maka memungkinkan kita melihat objek maya baik 2D maupun 3D yang langsung diproyeksikan ke dunia nyata,” ucap Andre.

Pemanfaatan AR, imbuhnya, seringkali digunakan untuk game, social media, marketing, dan edukasi. Sedangkan proses penggunaan AR untuk marketing diawali dengan social media compaign dan akan menimbulkan word of mouth.

“Itu akan menjadi viral apabila digunakan serta memunculkan experience, dan akhirnya akan berdampak munculnya consumer engegament yaitu terjalinnya komunikasi antara konsumen atau pelanggan eksternal dan organisasi melalui berbagai saluran online atau offline,” pungkasnya.

Share This

Soal Ambruknya Pasar Darurat Weleri, Kadisdag Kendal: Inspektorat Menyatakan Tidak Ada Yang Salah

Didakwa Pemalsuan Dokumen, Ketua KSP Intidana Dinyatakan Bebas Murni