Manchester City Buang Triliunan Rupiah demi Lini Pertahanan

Ruben Dias/skysports.

 

HALO SPORT – Demi membangun lini pertahanan yang kokoh dan solid, Manajer Manchester City Pep Guardiola rela membelanjakan uang triliunan rupiah.

The Citizens sudah menghabiskan 405 juta pound (sekitar Rp 7,7 triliun) untuk membeli sederetan pemain belakang.

Yang terakhir adalah Ruben Dias yang mendarat di Stadion Etihad pada bursa transfer musim panas ini. Dias (23) dibeli dari Benfica dengan banderol total 65 juta pound (Rp 1,2 triliun).

Selepas merampungkan proses transfer, Dias mengaku senang bisa menjadi bagian dari skuad Manchester Biru. Bek tengah ini meyakini dirinya bisa berkembang bersama Pep.

‘’Bergabung dengan klub seperti Manchester City adalah kesempatan fantastis bagi saya, dan saya tidak bisa menolak,’’ ujar Dias seperti dikutip Sky Sports.

“Keberhasilan mereka telah membuktikan semuanya. Mereka merupakan tim yang dominan dan memainkan sepak bola menyerang yang sesuai dengan tipe saya,’’ imbuh anggota Timnas Portugal itu.

Sebelum Dias, Pep memboyong sejumlah defender berharga selangit. Sebut saja John Stones, Benjamin Mendy, Kyle Walker, Aymeric Laporte, Danilo, Angelino, Joao Cancelo, dan Nathan Ake. Pada musim lalu, dominasi The Citizens di Liga Primer Inggris dihentikan Liverpool.

Pada awal musim 2020-2021, dari dua laga City sudah merasakan satu kekalahan telak dari Leicester City. Kehadiran Dias diharapkan menjadi jaminan barisan pertahanan yang rapat dan tangguh.

Setelah dipermalukan Leicester, Pep dihujani kritikan tajam. Pelatih asal Spanyol ini dinilai membeli bek-bek yang dianggap tak layak untuk bermain dengan tekanan tinggi tiap pekannya.

Sejak kepergian Vincent Kompany, Pep belum menemukan pasangan yang pas buat Aymeric Laporte. Kedatangan Dias seperti menjadi panic buying Guardiola untuk bisa tetap mempertahankan statusnya sebagai juru taktik City.

Ada dua kemungkinan dengan kehadiran Ruben. Pertama, dia bisa muncul sebagai juru selamat Pep sekaligus solusi atas rapuhnya lini belakang timnya. Kedua, bukan tak mungkin Dias kembali menjadi titik lemah seperti para pendahulunya.

‘’Saya berusaha tetap tenang. Ingat, ini baru pertandingan kedua. Musim masih sangat panjang,’’ tutur Pep.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.