in

Manajer Tim Inginkan La Bestia Lebih Agresif

Enea Bastianini/dok

HALO SPORT – La Bestia, julukan Enea Bastianini, sedang berada dalam tekanan karena terancam kehilangan posisinya di tim pabrikan Ducati.

Musim lalu pembalap asal Italia itu kurang beruntung lantaran cedera membuatnya sering menepi.

Kini, Jorge Martin, Marco Bezzecchi dan Marc Marquez berpotensi menggantikannya untuk MotoGP 2025.

Enea harus membuktikan dirinya mampu memenuhi ekspektasi Ducati agar tetap dipertahankan menjadi tandem Pecco Bagnaia.

Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi meminta La Bestia mengubah perilakunya di lintasan.

Tardozzi menyarankan agar Bastianini tampil lebih agresif agar bisa menyalip pembalap lain.

’’Di MotoGP, level motor dan pembalapnya sangat tinggi, dan itu membuatnya datar. Untuk menyalip, Anda harus melakukan apa yang diperbuat Marquez terhadap Martin,’’ tutur Tardozzi seperti dilansir dari Speedweek.

Davide yakin Enea memahami hal itu. Musim ini performa Bastianini meningkat dengan finis kelima di MotoGP Qatar dan menjadi runner-up Grand Prix (GP) Portugal.

Pada GP Portugal, ironisnya, dia finis di belakang rival lamanya, Martin.

Dengan Bagnaia mendapat perpanjangan kontrak hingga 2026, tim Lenovo Ducati belum memutuskan pendamping mantan anak didik Valentino Rossi itu unuk musim depan.

Jika Martin bisa menjadi juara dunia MotoGP 2024, dia pasti promosi ke skuad pabrikan Ducati.

Masalahnya, pabrikan Italia itu sepertinya baru akan mengambil keputusan pada jeda musim nanti.

Kans La Bestia bakal membesar kalau mampu berada di atas Martinator, julukan Martin. (HS-06)

Hadapi Jalan Terjal tapi Tak Kehilangan Harapan

Ragukan Kesiapan Fisik Sang Mantan