Manajemen PSIS Waspadai Kebangkitan Barito Putera

GM PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto beserta Wakil Panpel Pujianto saat jumpa pers di Mess PSIS di Semarang, Kamis (27/6/2019).

 

HALO SEMARANG – Jelang laga PSIS vs Barito Putera di Moch Soebroto, Magelang, Minggu (30/6/2019), manajemen PSIS mewaspadai kebangkitan tim lawan.

Hal itu disampaikan General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto dalam jumpa pers jelang laga, Kamis (27/6/2019).

Liluk mengatakan, pihak manajemen memang menargetkan poin penuh di laga ini.
Kemenangan di laga kandang, akan memacu motivasi pemain untuk melakoni laga selanjutnya.

“Kami juga meminta kepada pemain untuk bisa menjaga kondisi dengan jadwal yang ketat ini. Apalagi kami sedang dikejar jadwal padat, delapan hari dengan pertandingan,” paparnya.

Pihaknya meminta kepada pemain untuk tetap fokus menyiapkan pertandingan, meski calon lawan saat ini berada di dasar klasemen.

“Dengan kondisi Barito sekarang yang baru saja ditinggal pelatihnya, kami harap pemain dan pelatih tak memandang sebelah mata. Kami malah mewaspadai motivasi pemain Barito untuk lepas dari dasar klasemen,” tandasnya.

Sementara panitia penyelenggara akan memperketat pengamanan di tribun penonton. Hal ini karena manajemen PSIS dan panitia penyelenggara tak ingin PSIS memperoleh sanksi dari komdis kembali, akibat ulang penontonnya.

Wakil Ketua Panpel, Pujianto mengatakan, dari evaluasi laga kandang sebelumnya, pihaknya akan memberlakukan beberapa aturan baru. Di antaranya aturan untuk pedagang asongan, yang akan dilarang menjual minuman dalam kemasan botol plastik maupun kaca tertutup.

“Minuman yang dijual harus dalam kemasan plastik. Jika ada pedagang yang melanggar, dagangan akan disita dan dilarang berjualan kembali,” kata Pujianto dalam jumpa pers tersebut.

Untuk suporter, juga akan diberlakukan aturan hampir sama. Mereka dilarang membawa botol minuman atau benda-benda larangan lainnya. Jika ketahuan ada suporter yang melakukan pelemparan ataupun menyalakan kembang api, jika tertangkap basah akan dikenai denda.

“Kami juga sudah menyiapkan kamera pengawas di masing-masing tribun. Harapannya para penonton dan suporter bisa lebih tertib saat menyaksikan laga,” katanya.
Terkait tiket, pihak panpel mencetak sekitar 10 ribu tiket. Nantinya tiket akan dijual dengan harga, tribun A Rp 115 ribu, tribun Bdan C Rp 75 ribu, tribun selatan Rp 50 ribu, dan timur Rp 50 ribu.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.