Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Manajemen Mulai Dalami Kemungkinan Stadion Undip jadi Kandang PSIS di Semarang

Stadion Undip di Tembalang, Semarang.

 

HALO SEMARANG – PSIS sepertinya sangat serius untuk kembali bermarkas di Semarang pada musim 2020. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut bahkan sudah mulai mempersiapkan diri untuk pulang kampung musim 2020. Bahkan manajemen PSIS siap untuk melakukan renovasi lapangan di Stadion Undip, guna persiapan menjadi homebase PSIS di musim 2020.

General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menegaskan, ada dua stadion yang akan disiapkan untuk homebase dan tempat berlatih skuad PSIS di Semarang. Yaitu Stadion Citarum dan Stadion Undip di Tembalang.

“Namun karena Stadion Citarum rumputnya sintetis, sesuai aturan nantinya verifikasi akan dilakukan oleh tim dari AFC, bukan tim verifikasi dari operator Liga 1 atau PSSI. Untuk antisipasi, kami juga akan menyiapkan Stadion Undip di Tembalang. Kami juga sedang berkoordinasi dengan Rektor Undip, agar PSIS bisa menggunakan stadion di sana untuk home base,” katanya, Kamis (2/1/2020).

Menurutnya, pihaknya siap melakukan renovasi lapangan agar nantinya Stadion Undip bisa lolos verifikasi. Nantinya, setelah memperoleh izin dari universitas, pihaknya akan segera hitung kebutuhan perbaikan dan renovasi di sana. Menurutnya, stadion dengan kapasitas penonton sekitar 5000 ini, dinilai lebih ideal untuk menggelar laga home PSIS. Hal itu karena fasilitas di sana sudah komplet, ada ruang ganti pemain, ruang wasit, dan ruang untuk kebutuhan lain yang dibutuhkan dalam verifikasi kelayakan.

“Tapi jika nanti benar kami akan bermarkas di Stadion Undip, kemungkinan hanya akan digunakan sebagai kandang untuk laga dengan lawan yang bassis suporternya sedikit. Untuk laga dengan lawan yang bassis suporternya besar, kami akan tetap melaksanakan di Stadion Moch Soebroto Magelang. Namun rencana ini masih harus menunggu persetujuan dari pihak kampus Undip maupun melihat hasil verifikasi stadion oleh operator liga dan PSSI,” tegasnya.

Ditambahkan, sesuai jadwal dari PSSI, Liga 1 2020 rencananya akan dilaksanakan mulai 1 Maret 2020. Dengan kepastian jadwal itu, pihaknya masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan homebase.

“Saat ini kami masih melakukan komunikasi dengan pihak kampus Undip. Jika deal, maka akan segera kami renovasi agar sesuai dengan standar liga. Untuk Stadion Citarum tetap kami persiapkan juga, dan kami masih komunikasi dengan Pemkot Semarang selaku pemilik stadion,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam dua tahun terakhir, PSIS memang harus jadi tim musyafir karena harus bermain home di Moch Soebroto Magelang. Tim Kota Lunpia tersebut terpaksa pindah ke Magelang, karena Stadion Jatidiri yang selama ini jadi markasnya sedang direnovasi. Proses pembangunan Stadion Jatidiri sendiri diperkirakan baru selesai akhir tahun 2020.

Belum lama ini, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menegaskan, tim Mahesa Jenar bertekad akan kembali ke Semarang mulai Januari 2020. Tapi untuk menggelar pertandingan besar, PSIS akan tetap menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang sebagai homebase.

“Tahun depan, kalau pertandingan besar, kami main di Magelang. Kalau pertandingan yang lawannya tidak banyak suporternya, kami main di Semarang. Kami berusaha menyiapkan beberapa lapangan di Semarang,” kata pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu.

“Kami siapkan di Citarum sama Lapangan Undip. Pakai penonton, tapi nggak segede Stadion Moch Soebroto. Kalau kayak melawan Arema, Persebaya, ya tetap di Magelang,” ujar dia.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang