in

Malam Nanti Kemungkinan Sragen Hujan Deras

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Foto: Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Warga Kabupaten Sragen diminta untuk waspada, seiring dengan peningkatan curah hujan belakangan ini.

Menurut prakiraan BMKG, pagi ini di wilayah tersebut memang cerah berawan, dengan suhu 29 derajat Celsius, kelembapan udara 85 persen, dan angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 20 km/jam.

Walaupun demikian, seperti dirilis BMKG.go.id, siang ini keadaan cuaca kemungkinan akan berubah. Wilayah tersebut akan diguyur hujan ringan. Suhu udara naik menjadi 31 derajat celsius, dan kecapatan angin dari arah barat laut 20 kilometer per jam.

Cuaca kemungkinan akan mulai memburuk pada sore nanti. Di wilayah tersebut bisa terjadi hujan dengan intensitas sedang, dengan suhu udara sekitar 29 derajat celsius  dan kecepatan angin dari arah barat sekitar 20 km per jam.

Beranjak malam, hujan kemungkinan akan menjadi lebih deras, dengan suhu udara 27 derajat celsius, kelembaban udara 90 persen, dan kecepatan angin dari arah barat 10 kilometer per jam.

Dengan adanya intensitas hujan yang mulai meninggi di wilayah itu, warga perlu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, untuk mengantisipasi bencana.

Imbauan serupa juga pernah disampaikan Bupati Sragen, Dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (19/1) lalu. Dia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, sekaligus waspada terhadap bencana seperti, angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

“Semua potensi bencana tersebut, kami harap masyarakat yang berada di titik rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, seperti dirilis Sragenkab.go.id.

Bupati Yuni juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, agar terus siaga 24 jam dan berpatroli apabila sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan bantuan. Karena sudah mempunyai titik kerawanan sendiri.

“Masuk ke musim hujan yang sangat intens seperti ini kami harapkan masyarakat siaga. BPBD juga siaga. Permasalahan di Kabupaten Sragen saat curah hujan yang tinggi, ada beberapa wilayah yang mengalami angin kencang, banjir hingga tanah longsor,” kata Bupati.

Meskipun demikian, Bupati berharap tidak terjadi bencana apapun di Kabupaten Sragen.

“Selain waspada, kita juga berdoa semoga di Sragen yang kita cintai ini tidak terjadi bencana alam. Dan pandemi Covid-19 segera berlalu. Aamiin,” harapnya.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Sragen, Sugeng Priyono mengatakan intensitas hujan tinggi masih akan terus terjadi hingga Februari dan puncak pada Bulan Januari.

“Pada Januari ini, potensi yang perlu diwaspadai di antaranya, tanah longsor di Sambirejo dan Kalijambe serta potensi banjir dari luapan Sungai Bengawan Solo, Sungai Mungkung, Sungai Garuda, dan Sungai Cemoro di Kalijambe,” pungkasnya. (HS-08)

Share This

Walikota Rudi : Pensiun Babak Baru Pengabdian

Siapkan Langkah Terobosan demi Bangkitkan PPSM