Maksimalkan Prestasi Atlet, Komisi DPRD Kota Semarang Dorong KONI Kota Terapkan Sports Science

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo.

 

HALO SEMARANG – Implementasi penerapan sports science (pengetahuan olahraga atau ilmu keolahragaan) dalam rangka peningkatan prestasi olahraga, saat ini masih kurang berkembang di Kota Semarang.

Padahal jika diterapkan dengan serius, sport science bisa menjadi salah satu pilar pembinaan olahraga yang baik, karena dukungan ilmu pengetahuan teknologi di dalamnya.

Komisi D DPRD Kota Semarang mendorong agar KONI memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk perkembangan dunia olahraga. Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengingatkan pentingnya dukungan sport scinece sejak pembinaan atlet usia dini.

Sehingga konsep pembelajarannya nyambung dengan berbagai program pengembangan prestasi atlet, ketika seorang pelajar menjadi pelaku olahraga.

Di berbagai belahan dunia, lanjut Anang, perkembangan olahraga mengalami peningkatan. Hal tersebut bisa terjadi karena mereka telah berhasil memadukan perkembangan teknologi, aspek fisiologi, psikologi, hingga kinantropometri dengan olahraga.

“Oleh sebab itu muncul istilah keren di dunia olah raga yang bernama sports science,” katanya, pada kegiatan workshop dan diskusi “Peran dan Fungsi Sports Science dalam Olahraga” di Hotel Patra Semarang, Jumat (13/11/2020).

KONI Kota Semarang pun bertekad mengaplikasikan program sports science itu demi mendorong kemajuan pembinaan prestasi para atlet.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmarta, yang diwakili Wakil Ketua Umum, Heru Supriyono.

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Hukum itu, sudah selayaknya pengembangan dan kemajuan olahraga menggunakan sport science sebagai pendamping utama dari prestasi seorang atlet.

“Kita bisa tahu apa kebutuhan atlet, misalnya soal gizi dan nutrisi. Sebab logika tanpa logistik akan menjadi ‘error’. Para pelatih harus memperhatikan asupan para atlet untuk menuju prestasi maksimal,” tandasnya.

Kegiatan yang mengambil tema “Penerapan Sports Science dalam Olahraga Menuju Prestasi Tertinggi” tersebut diikuti para pengurus cabang olahraga dan pengurus KONI Kota Semarang, dan dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Semarang, Suhindoyo.

Dalam sambutannya, Suhindoyo membenarkan bahwa sports science memang sudah lama digaungkan, tetapi implementasi di lapangan perlu terus digalakkan. Padahal kebutuhan teknologi dalam pembinaan olahraga menjadi sebuah keharusan.

Menurut Suhindoyo, dengan sport science ini bisa ditahui kelemahan dan kekuatan atlet. Dengan sistem ini para pembina dan pelaku olahraga bisa mengatur tentang nutrisi yang harus dikonsumsi oleh atlet. Juga ada keterlibatan psikolog yang menangani mental atlet.

“Semua yang ada dalam program sports science itu saat ini sudah ada di laboratorium perguruan tinggi keolahragaan,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.