in

Makam Mbah Sholeh Darat Akan Ditata, Ini Keputusan dari Tokoh Agama

Suasana Harlah tokoh agama dan para kiai Kota Semarang yang membahas terkait Penataan Makam KH Sholeh Darat, Sabtu (23/5/2021).

 

HALO SEMARANG – Rencana penataan makam tokoh ulama KH Sholeh Darat di TPU Bergota oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) diapresiasi oleh para tokoh agama dan ulama di Kota Semarang.

Para tokoh agama dan ulama, perwakilan dewan serta dzuriyah (keluarga) KH Sholeh Darat ini mendapatkan penjelasan dari Disperkim terkait rencana penataan makam dan menyambut baik adanya penataan makam.

“Kami mengapresiasi inisiatif dari Pemkot Semarang dalam hal ini Disperkim yang akan memperbaiki dan melakukan renovasi di makam KH Sholeh Darat. Hasil keputusan para ulama di Kota Semarang, dari dua alternatif desain yang disampaikan dari Disperkim, setuju menyepakati konsep jalur masuk makam tetap berada di bawah, meskipun akan menggeser beberapa makam di sana untuk akses jalan masuknya,” kata Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom, Minggu (23/5/2021).

Kalau hanya menggeser makam, kata dia, menurut kiai yang hadir, secara fikih diperbolehkan.

“Tetapi kalau jalur masuk makam dibangun di atasnya dan nantinya akan melewati di atas makam, maka akan ada risiko untuk memindahkan makam yang ada di sekitar,” imbuhnya.

Sehingga, pihaknya meminta akses jalur masuk utama ke makam, nantinya tetap berada di bawah. “Selain dibangun gerbang, cungkupnya juga akan diperbaiki agar lebih representatif untuk peziarah. Lalu, untuk bangunan utama atau cungkupnya kalau bisa jangan tertutup dan rapat, sehingga masih terlihat dari luar,” pintanya.

Sebab, menurut dia, bangunan terbuka ini, adalah cerminan sosok dari Mbah Sholeh Darat semasa hidupnya yang suka hidup sederhana dan bergaul bermasyarakat.

“Itu tadi ada beberapa masukan dari beberapa tokoh agama dan dzuriyah (keluarga) dari KH Sholeh Darat yang hadir di sini. Termasuk, ke depannya akan membuat kepengurusan pengelolaan makam KH Sholeh Darat agar lebih terkoordinasi lagi,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Semarang, M Sodri mengatakan, sangat mengapresiasi dan mendorong upaya Pemkot Semarang untuk melakukan penataan makam KH Sholeh Darat di TPU Bergota. Menurut dia, bahwa beliau tak hanya salah satu tokoh ulama di Indonesia tetapi maha guru Nusantara.

“Semoga rencana Pemkot Semarang segera terealisasi untuk menata makam sebagai wujud syukur kepada para sesepuh yang berjasa kepada bangsa Indonesia. Apalagi murid beliau para pejuang dan tokoh pahlawan. Mbah Sholeh Darat juga guru dari KH Hasyim Asyari, dan KH Ahmad Dahlan pendiri salah satu ormas keagamaan terbesar di Indonesia,” katanya.

Politisi PKB ini, menambahkan, penataan makam tersebut sebagai bentuk penghormatan warga Kota Semarang dan respon baik pemkot yang menerima usulan dari tokoh agama untuk menata makam, agar tertata dengan baik dan nyaman terlihat asri.

“Nantinya, juga sebagai ruang terbuka, yang dijadikan destinasi wisata religi,” terangnya.

Situs peninggalan bersejarah, kata dia, banyak di Kota Semarang dan bermanfaat bagi Kota Semarang.

“Kami apresiasi rencana Pemkot Semarang terkait penataan makam Mbah Sholeh Darat. Tahun 2021 ini mulai dikerjakan. Dan pembangunan secara bertahap, pertama pembangunan jalan akses masuk dan keluar makam, berikutnya pembangunan di makam Mbah Sholeh Darat,” pungkasnya.(HS)

Share This

Munculnya Klaster Tarawih, Dinkes Kendal Akan Lakukan Tracing

Rachmat Gobel: Target Rencana Tax Amnesty Jilid II Harus Tepat