in

Mahasiswi KKN UIN Walisongo Ini Dorong Peternak Bebek Kembangkan Bisnis Lewat Media Sosial

Mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang, Devi Octavia.

 

HALO SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram dari Rumah ke-12 (KKN MIT DR XII) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, melakukan kegiatan pendampingan pemberdayaan masyarakat kepada pelaku budi daya dan industri yang terdampak Covid-19.

“Survei lapangan dilakukan oleh 15 orang yang tergabung dalam kelompok V KKN tersebut. Sasaran yang dituju yaitu kepada masyarakat sekitar lokasi KKN di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes,” tutur mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang Devi Octavia, Minggu (15/8/2021).

Dari hasil survei, peternak bebek dipilih sebagai subjek pendampingan. Satu di antara peternak bebek mengungkapkan, pihaknya sejak tahun lalu mengalami kerugian akibat merosotnya harga telur di pasaran dan terhambatnya distribusi pakan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

“Tahun lalu harga telur jatuh banget, tapi tahun ini sudah kembali stabil,” ujar peternak bebek yang mengaku bernama Agus.

Meski demikian, ia mengaku tidak putus asa dan terus mengembangkan budi dayanya hingga sekarang. Bahkan, ia telah memiliki channel YouTube sebagai sarana edukasi seputar berternak bebek.

“Awalnya iseng-iseng bikin channel YouTube, videonya belum banyak, isinya khusus konten berternak bebek,” imbuh pria yang telah berternak selama delapan tahun ini.

Dari inovasi yang dilakukan, Devi Octavia selaku perwakilan Tim KKN mendorong peternak bebek untuk konsisten mengembangkan ide bisnis di era digital.

“Saya ingin memanfaatkan medsos untuk sarana membantu bisnis peternak bebek biar makin berkembang, walaupun handphone tidak terlalu canggih,” ungkap peternak yang sudah memiliki dua mitra itu.

Dikatakannya, media sosial bermanfaat jika digunakan dengan baik dan benar. Misalnya dipakai untuk promosi dan membuat konten-konten menarik untuk meningkatkan pemasaran.

Masyarakat khususnya pelaku budi daya, UMKM, pedagang dan kalangan lain ternyata masih berkeinginan untuk mengembangkan usahanya lewat media sosial.

“Ke depan saya ingin punya seribu ekor bebek dan karyawan, biar saya kerjanya santai. Semoga media sosial bisa membantu menunjang nantinya,” harapnya.(HS)

Share This

Panen Raya Jagung, Mahasiswi UIN Walisongo Semarang Bantu Turun ke Sawah

167 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Penghafal Al-Quran Oleh Baznas Kendal