in

Mahasiswa USM Donasi Buku di Sekolah Program Kampus Mengajar

Sejumlah mahasiswa Universitas Semarang (USM) donasikan buku ke lokasi Program Kampus Mengajar di SD Negeri 3 Sikumpul, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Sejumlah mahasiswa Universitas Semarang (USM) donasikan buku ke lokasi Program Kampus Mengajar di SD Negeri 3 Sikumpul, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, belum lama ini.

Penyerahan donasi itu diberikan secara langsung oleh beberapa mahasiswa, yaitu Maria Ulfah, Yusrizal Asyegaf, Solikhin dan Rico Safirin. Mereka menyerahkan donasi buku didampingi oleh salah satu mahasiswa USM Cindy Mustika yang mengikuti Program Kampus Mengajar di sekolah dasar tersebut.

Dalam kesempatan itu, donasi buku diterima langsung oleh Nur Idris, SPd, MPd selaku Kepala Sekolah SD Negeri 3 Sikumpul.

“Beberapa pihak yang ikut berdonasi berasal dari Komunitas Rumpin Bangjo Semarang, Serikat Pendaki Semarang, Yayasan Pelangi Nusantara 09 Wonosobo dan dari sumbangan indvidu,” ungkap Maria Ulfah salah satu mahasiswa yang menyerahkan donasi buku.

Menurut Ulfah, donasi buku tersebut merupakan sumbangan dari beberapa pihak dan komunitas. Jumlah buku yang didonasikan kurang lebih sebanyak empat kardus ukuran sedang. Selain itu, tidak hanya buku, juga prasarana penunjang seperti rak buku, alat tulis kantor.

“Awal mula tergerak ingin berdonasi buku ini adalah setelah melihat keresahan dari teman yang ikut kegiatan program kampus mengajar, bahwa di SD ia bertugas memiliki perpustakaan yang kurang layak dan terbatasnya buku-buku yang ada di sana. Sehingga kami berusaha untuk membantu minat baca anak-anak SD sekitar serta memberikan lahan baca untuk anak-anak dengan membuatkan perpustaakaan beserta menyediakan buku-buku yang menarik untuk dibaca,” tambah Ulfah.

Sementara kepala SD Negeri 3 Sikumpul Nur Idris, SPd,MPd mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa USM atas sumbangan dan donasi yang telah diberikan.

“Semoga menambah minat baca siswa dan bermanfaat untuk semuanya,” katanya.(HS)

Share This

Alami Sesak Napas, Satu Pasien Asal Kudus Meninggal Dunia di Surakarta

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Di Rumah Kosong Kelurahan Kembangarum, Jasad Sudah Kaku