Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Mahasiswa USM Bantu Pemasaran UMKM dengan Kembangan Aplikasi Berbasis Digital

Expo hasil pendampingan UMKM oleh mahasiswa USM di Aula Kecamatan Tembalang, Sabtu (18/1/2020).

HALO SEMARAMG – Mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi FTIK Universitas Semarang (USM) menggelar workshop kewirausahaan “Optimalisasi Teknologi Informasi Melalui Digital Marketing di UMKM”, di Aula Kecamatan Tembalang, Sabtu (18/1/2020).

Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi matakuliah kewirausahaan di semester tujuh.
Sebelum melakukan workshop yang dihadiri oleh 48 UMKM di lingkungan Kecamatan Tembalang, selama tiga bulan mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk memetakan problematika yang terjadi di masing-masing UMKM. Para mahasiswa pun diminta mencari solusi guna optimalisasi UMKM.

“Selain persoalan pemasaran dan promosi, masalah seperti pencatatan keuangan, pendataan stok barang ternyata belum dilakukan secara baik, sehingga untuk mengetahui profit dan kondisi internal UMKM belum maksimal,” ujar Ketua Gerai Kopimi Semarang Kecamatan Tembalang, Anisa.

Pembuatan sistem penjualan yang diprakarsai oleh mahasiswa USM, bahkan sudah diterapkan oleh UMKM Bandeng New Citra. Menurut mahasiswa Sistem Informasi USM, Amel, bahwa sistem penjualan yang dibuat tidak hanya dapat melakukan transaksi penjualan saja, namun pemilik UMKM dapat melihat stok barang dan melihat laporan profit sesuai periode yang dipilih.

“Untuk bikin aplikasi penjualan berbasis digital ini tentunya hasil diskusi dengan pelaku UMKM. Kami senang karya mahasiswa bisa diterapkan dan bermanfaat bagi dunia usaha,” ungkap Amel.

Sementara Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi FTIK USM, Prind Tri Ajeng P, M. Kom mengaku, kegiatan pendampingan UMKM rutin dilakukan tiga tahun terakhir ini.

“Selain bermanfaat bagi mahasiswa yang bisa belajar langsung dari pelaku UMKM, kegiatan pendampingan UMKM juga bagian dari penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi yang punya komitmen untuk mensosialisasikan perkembangan ilmu dan teknologi baru yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Prind Tri Ajeng.

Dalam workshop ini, 12 kelompok mahasiswa juga diminta melakukan expo hasil pendampingan UMKM di lingkungan Gerai Kopimi Semarang Kecamatan Tembalang.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang