in

Mahasiswa Unnes Sosialisasikan Kerugian Penggunaan Rokok Ilegal Terhadap APBDes

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam program Giat 6 mengadakan sosialisasi terkait aturan tentang cukai rokok di Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

HALO SEMARANG – Dalam rangka membangun Indonesia dari tingkat desa, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam program Giat 6 Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten menjalankan tugas proaktif dengan menggelar sosialisasi terkait aturan cukai rokok di aula Kesenian Desa Gemampir, Selasa (21/11/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Bea Cukai, dan Biro Hukum Jawa Tengah.
Mahasiswa KKN Unnes, Fadhlan Banny Firmansyah mengatakan, sosialisasi diadakan untuk memberikan pemahaman masyarakat pedesaan tentang kerugian ekonomi akibat konsumsi rokok ilegal terhadap negara. Dampak penggunaan rokok ilegal juga akan mempengaruhi aliran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Adapun, target kegiatan ini adalah perokok aktif di Desa Gemampir, terutama laki-laki berusia di atas 17 tahun. Selain itu Pusbang KKN Unnes dan perwakilan dari Biro Hukum Jawa Tengah juga hadir dalam acara ini.

Fadhlan yang juga mahasiswa program studi Manajemen ini bertugas sebagai pemateri. Ia menyampaikan, konsumsi rokok ilegal akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan hidup warga, terutama Desa Gemampir.

“Meskipun merokok memiliki dampak negatif, setidaknya konsumsi rokok yang legal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Gemampir dapat lebih peka terhadap dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan rokok ilegal, serta ikut serta dalam pencegahan dan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di lingkungan mereka.(HS)

Edukasi Mengenai Kenakalan Remaja,Bahaya Narkoba dan Rambu-Rambu Lalu Lintas di SDN Banyuaeng

Atasi Kemacetan Genuk-Sayung, Dishub Kota Semarang Bersama Polres Demak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas