Mahasiswa UIN Walisongo dan Warga Rembang Berkolaborasi Hijaukan Waduk Desa Warugunung

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tengah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Rembang, menghijaukan area sekitar Waduk Desa Warugunung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Para mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tengah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Rembang, bergerak bersama warga menghijaukan area sekitar Waduk Desa Warugunung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang yang saat ini kondisinya memprihatinkan.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur dan Ketua LP2M UIN Walisongo Semarang, Akhmad Arif Junaidi, Minggu (9/11) itu, mereka menanam 1.750 bibit tanaman berbagai jenis. Di antaranya durian, srikaya, nangka, pete, dan dua jenis pohon keras yaitu flamboyan dan sawo kecik.

Pjs Bupati dalam kesempatan itu sangat mendukung kegiatan Go Green tersebut, sehingga dirinya langsung meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu 1.000 bibit pohon.

Untuk diketahui, kemiringan tanah lereng tepi waduk tersebut sebelumnya gundul dan sering terkikis. Karena itu diperlukan penguatan pada tanah, antara lain dengan menanam pohon.

“Ini sangat disayangkan , harusnya memang ada penghijauan di atas, ada tumbuhan- tumbuhan di atas untuk menahan longsoran dari atas. Ketika longsoran terus berlanjut maka waduk ini bisa tertutup,” ungkapnya.

Lebih lanjut Imam Maskur meminta kepada Kepala Desa setempat bisa mengedukasi warga agar bisa memiliki kesadaran untuk merawat ribuan pohon yang telah ditanam ini.

Pasalnya kelestarian waduk peninggalan Pemerintah Belanda ini sangat menguntungkan masyarakat untuk pengairan sawah di Kecamatan Pancur dan Lasem, yang kondisinya mengering karena kemarau panjang saat ini.

Jayanto, mahasiswa UIN Walisongo menuturkan latar belakang kegiatan tersebut karena ketersediaan air irigasi di desa Warugunung dari tahun ke tahun semakin berkurang drastis. Selain itu kondisi bukit dan tanah di sekitar waduk sering mengalami longsor.

“Berbagai jenis tanaman buah ini harapannya ketika sudah berbuah dapat meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.