in

Mahasiswa KKN Undip Tekankan Pentingnya Berkendara Aman

 

HALO SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya berkendara mematuhi tata tertib lalu lintas.

KKN Tim II Undip Semarang kali ini dilakukan sejak 30 Juni sampai 12 Agustus 2021 di Desa Kepuh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Kepuh. Program kerja yang diambil yaitu berasal dari permasalahan desa dengan menyesuaikan tema utama “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)”.

“Di mana masih maraknya pengendara yang beranggapan bahwa ‘tidak apa-apa tidak menggunakan helm untuk perjalanan dekat’,” tutur Rafli Teddi Putranto yang mengaku Mahasiswi KKN Undip Semarang, dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Ia menekankan kepada masyarakat, terutama terhadap pengendara yang belum genap 17 tahun atau di bawah umur, perihal maraknya kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian pengendara.

“Maraknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan yang menyalahi aturan berlalu lintas. Di antaranya, tidak memakai helm, belum cukup umur, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan lain sebagainya,” paparnya.

Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum ini menjelaskan, tertib lalu lintas merupakan hal yang perlu ditanamkan sejak dini kepada masyarakat supaya pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan (lakalantas) di jalan raya dapat diatasi dan diminimalisir.

Tanggung jawab lalu lintas, lanjutnya, sebenarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab dan pekerjaan polisi.

“Ini juga merupakan tanggung jawab masyarakat sebagai pengguna jalan. Apalagi anak-anak merupakan hal yang sangat penting agar mereka sadar bahwa mereka yang belum cukup umur, belum boleh mengendarai kendaraan bermotor,” jelasnya sembari menggunakan alat peraga lalu lintas.

Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan respon positif dari pemerintah desa, orang tua, dan para anak-anak di Desa Kepuh. Pada saat pelaksanaan sosialisasi anak-anak nampak memahami apa yang disampaikan.

“Semoga kegiatan sosialisasi ini dapat dipahami dan diterapkan anak-anak di kemudian hari,” ujar salah satu orang tua peserta sosialisasi.(HS)

Share This

Antisipasi Genangan, DPU Bangun Saluran Gendong di Kawasan Taman Simpanglima

Solo Terima Penghargaan Kota Layak Anak Utama