in

Mahasiswa KKN Undip Galakkan Modal Sosial Secara Door to Door

Sonia Ega Ninditawati saat melaksanakan program KKN sosialisasi ZIZ secara door to door bagi masyarakat Desa Kepuh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah terus berupaya memberikan banyak bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi. Hal itu juga diikuti berbagai gerakan kebaikan dari elemen masyarakat, untuk bahu-membahu saling membantu satu sama lain yang biasa disebut dengan modal sosial.

Zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) merupakan salah satu modal sosial besar yang menjadi andalan selama ini. Berbagai manfaat yang diterima masyarakat dari penyaluran ZIS dirasakan melalui berbagai sektor. Mulai dari sektor pendidikan, sektor kesehatan, dan sektor sosial ekonomi.

Sesuai tema KKN yang diangkat tahun ini “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”, satu di antara mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melakukan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat di Desa Kepuh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

“Selama ini, masyarakat Desa Kepuh sudah melaksanakan ZIS dengan mengisi kotak infaq yang diberikan untuk setiap rumah warga. Namun seiring berjalannya waktu di tengah pandemi Covid-19 ini, pengumpulan ZIS justru menjadi kurang lancar bahkan sempat terhenti,” ungkap mahasiswi KKN yang bernama Sonia Ega Ninditawati, Minggu (1/8/2021).

Sonia berharap, sosialisasi edukasi optimalisasi zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) dapat menggairahkan semangat rutin melakukan ZIS.
Materi disampaikan dengan alat pendukung berupa poster menarik, PPT dan menayangkan video edukasi ZIS yang mudah dipahami oleh masyarakat.

“Edukasi ZIS dilaksanakan pada hari Senin-Selasa, 26-27 Juli 2021 secara door to door di lingkungan masyarakat Desa Kepuh, dengan menerapkan protokol kesehatan. Selama pemberian materi dan sesi diskusi, masyarakat terlihat semangat dan sangat tertarik. Kebermanfaatan yang dirasakan masyarakat selama ini dapat terus berlanjut,” imbuh mahasiswi program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip ini.

Apresiasi datang dari Ketua PKK Nafiatul Ilmiah. Menurutnya, adanya sosialisasi kali ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbagi kebaikan.

”Desa Kepuh ini mayoritas masyarakatnya muslim semua. Selama ini sudah ada kotak infaq di rumah warga, untuk besaran pengisian infaq seikhlasnya warga saja. Tapi sayangnya beberapa waktu ini pengumpulannya memang terhenti, karena pihak yang biasa dipercaya untuk mengumpulkan hasil infaq dari tiap rumah tidak aktif lagi. Selain itu, semangat dan kesadaran masyarakat juga mulai menurun. Padahal masyarakat banyak merasakan manfaat dari pengumpulan ZIS yang dilakukan selama ini,” ujar Nafiatul yang juga istri kepala Desa Kepuh.

Satu di antara peserta sosialisasi menanggapi sosialisasi yang diinisiasi oleh KKN Undip. Baginya, ZIS memiliki banyak manfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Ia mencontohkan, hasil ZIS di Desa Kepuh, yaitu mengadakan sunatan gratis, dan pembangunan masjid.

“Setelah pemberian materi edukasi, saya juga menjadi tau kalau ternyata Indonesia dinobatkan menjadi negara paling dermawan di dunia tahun 2020, wah hebat sekali,” papar satu di antara peserta yang mengaku bernama Musriatun.(HS)

Share This

Bahayakan Lingkungan, Warga Isoman Diimbau Pilah Sampah Infeksius

55 Mahasiswa STIE Bank BPD Jateng Lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 1