in

Mahasiswa KKN UIN Gandeng PP Al-Quran Al-Masthuriyah Gelar Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Secara Virtual

Suasana kegiatan pengajian secara virtual oleh mahasiswa UIN Kelompok 32 KKN MIT DR XII bekerja sama dengan PP Al-Quran Al-Masthuriyah, Jumat (30/7/2021).

 

HALO SEMARANG – Kelompok 32 KKN MIT DR XII (Kuliah Kerja Nyata Mandiri Insiatif Terprogram Dari Rumah Angkatan ke-12) UIN Walisongo bekerja sama dengan Pesantren Al-Qur’an Al-Masthuriyah Gelar pengajian kitab tafsir Jalalain secara virtual. Dalam pengajian tersebut diikuti oleh puluhan perserta yang terdiri dari santri dan mahasiswa.

Ketua panitia kegiatan, Fauzi Akbar menjelaskan, bahwa peserta dalam pengajian virtual ini merupakan para santri dan mahasiswa.

“Memang acara ini khusus kami tujukan untuk santri-santri meski pun juga mahasiswa boleh mengikuti karena banyak juga mahasiswa yang sambil nyantri,” ujar Fauzi Akbar, Senin (2/8/2021).

Dia menambahkan, acara ini diadakan guna meruwat tradisi para santri yang notabene agak terkikis.

“Memang tidak dapat dipungkiri, masa pandemi ini memberikan dampak yang besar pada segala aspek kehidupan. Contohnya saja bidang pendidikan. Pondok-pondok harus memulangkan santri-santrinya dengan berbagai macam pertimbangan, termasuk Pondok Al-Masthuriyah ini. Akhirnya jam ngaji para santri semakin berkurang,” imbuhnya.

“Aktivitas Ponpes Al-Qur’an Al-Masthuriyah saat ini tidak seperti waktu sebelum pandemi. Biasanya program pesantren dapat berjalan dengan baik, seperti kajian kitab, mudarosah, hingga musyawarah. Namun sejak Semarang berstatus zona merah, beberapa kegiatan pondok tidak dapat berjalan dengan baik, beberapa ustaz dari luar pondok di liburkan dan bahkan sebagian besar santrinya diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Muhyidin, salah seorang santri Ponpes Al-Qur’an Al-Masthuriyah.

Melihat situasi ini, kelompok 32 KKN UIN Walisongo berinsiatif untuk meruwat tradisi-tradisi salafi yang sudah ada pada pesantren. Mahasiswa KKN bekerja sama dengan pengasuh pondok menggelar kegiatan kajian kitab tafsir jalalain secara live di Instagram.

“Adapun tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah untuk memudahkan para santri yang di rumah, bisa mengikuti secara virtual,” ujar Muhammad, Koordinator Kelompok 32 KKN UIN Walisongo Semarang.

“Di awal sampai penghujung acara, beberapa santri dan mahasiswa terlihat sangat antusias dalam mengikuti kajian kitab tersebut, dan banyak peserta yang memberikan respon-respon positif melalui stiker-stiker yang dikirim peserta,” sambungnya.

Dengan kegiatan ini membuktikan, bahwa tradisi-tradisi salafi, terutama pada masa pandemi perlu untuk tetap dilaksanakan walau secara virtual, untuk memberi kesempatan pada para santri yang ingin belajar agama karena terhalang oleh jarak.

Adapun pengajian tersebut dilaksanakan pada Jum’at (30/7/2021) pukul 05:15 WIB, kajian berlangsung secara live di akun Instagram @kknmitdr_32 yang diisi langsung oleh Kiai Zaenal Arifin.(HS)

Share This

Terdampak Pandemi, Ini Curhatan Pelaku Usaha Persewaan Perlengkapan Pesta Di Kendal

Bergelantungan Di Atas Geudng Tinggi Dan Penuh Risiko, Aji Lakoni Pekerjaan Sambil Salurkan Hobi