in

Mahasiswa FISIP Undip Galang Donasi untuk Bantu Mahasiswa Rantau yang Masih Bertahan di Kos

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro menyerahkan bantuan sembako bagi mahasiswa rantau Undip di Tembalang, Semarang.

 

HALO SEMARANG—Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro melakukan gerakan penggalangan donasi untuk kawan-kawan mahasiswa perantaua yang masih berada di kos mereka dan tak bisa pulang kampung akibat wabah corona.

Penggalangan donasi #BantuKawan terbagi menjadi beberapa sub-donasi, salah satunya adalah #BantuSembako.

Akibat dari adanya imbauan untuk social dan physical distancing dari pemerintah, masyarakat akhirnya mau tidak mau harus bekerja maupun belajar dari rumah.

Termasuk para pelajar yang saat ini akhirnya menempuh pendidikan secara online dari rumah masing-masing.

Namun, para mahasiswa perantau masih banyak yang tidak dapat pulang ke kampungnya, akibat banyaknya transportasi umum yang tidak boleh menerima penumpang.

Jikapun melayani transportasi, syarat untuk pulang kampung pun sangat berat bagi para mahasiswa rantau.

“Oleh karena itu, #BantuSembako hadir dengan harapan dapat membantu para mahasiswa perantauan dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka di saat pandemi ini tengah berlangsung,” kata koordinator lapangan gerakan #BantuSembako Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro, Aike Ingget, Senin (8/6/2020).

“Tujuannya untuk membantu mahasiswa perantauan Undip, khususnya mahasiswa FISIP yang masih menetap di Tembalang karena terkendala wabah Covid-19 ini dengan memberikan bantuan berupa sembako untuk setiap minggunya,” tambah Aike.

Paket sembako yang diberikan di antaranya berisi beras, telur, mi instan, dan minyak goreng.

“Para mahasiswa rantau yang menerima paket bantuan diutamakan adalah mereka yang memang terbiasa memasak di kos. Bahkan saat ini, tidak hanya mahasiswa, tetapi warga sekitar kampus pun mulai menerima donasi paket sembako tersebut,” kata Aike.

#BantuSembako juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa pihak, salah satunya GenBI, yaitu komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia.

GenBI mengajak bekerja sama dalam penggalangan donasi. Hasil donasi yang telah dikumpulkan oleh GenBI akan disalurkan menjadi paket sembako melalui #BantuSembako.

Selain GenBI, “#BantuSembako juga bekerja sama dengan Nutrifood. Pihak Nutrifood menyumbangkan beberapa kardus minuman sachet Nutrisari,” katanya.

Kegiatan donasi ini sudah dilakukan sejak bulan April 2020. Hingga 27 Mei 2020, sudah 158 paket sembako yang disalurkan kepada mahasiswa Undip maupun masyarakat sekitar kampus.

#BantuSembako biasa melakukan pembagian paket sembako setiap hari Jumat sore sekitar pukul 16.00 di depan Stadion Undip.

“Semoga kampanye yang sedang berjalan itu bisa benar-benar memberikan dampak nyata pada orang sekeliling kita. Dan kampanye sosial akan semakin marak digalakan untuk mendukung kondisi yang terjadi saat ini,” tutup Aike sembari memaparkan harapannya mengenai kegiatan kampanye sosial ini.(HS)

Share This

Ini Alasan Pemkot Semarang Tutup Sementara Pasar Karangayu

Pasar Karangayu Ditutup Tiga Hari, Ganjar: Kesempatan Lakukan Penataan