Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Madura United Vs PSIS, Pertemuan Dua Klub “Terluka”

Bambang Nurdiansyah (foto dokumen Instagram @psisfcofficial).

 

HALO SEMARANG – PSIS akan dijamu Madura United pada pekan ke-16 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan (24/8/2019). Laga yang akan dimulai pukul 18.00 WIB ini menjadi ajang duel tim yang sedang ingin bangkit dari keterpurukan.

Baik Madura United maupun PSIS memiliki catatan pertandingan yang kurang baik menjelang duel tersebut. Keduanya sama-sama gagal menang dalam lima laga terakhir. Madura United mendulang tiga hasil seri dan dua kali kalah. PSIS lebih parah karena hanya membukukan satu kali hasil seri dan empat kekalahan.

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah mengaku tetap menargetkan untuk mencuri poin di kandang Madura United. Meski diakuinya ada problem pada produktifitas pemainnya dalam lima laga terakhir yang kesulitan mencetak gol.

“Tapi kami sebagai pelatih akan memotivasi pemain bahwa mereka bisa mencetak gol. Nyatanya sebelumnya mereka juga bisa membuat gol. Tapi memang saya di tim ini baru, dan masih dalam tahap observasi. Yang bisa kami berikan hanya memacu semangat pemain untuk bisa tampil lebih baik,” katanya sebelum laga.

Sementara dari kubu tuan rumah, Madura United akan kehilangan empat pemain utamanya pada laga melawan PSIS, Sabtu (24/8/2019).

Empat pemain Madura United yang akan absen pada laga pekan ke-16 Liga 1 2019 itu adalah Greg Nwokolo, Andik Vermansah, Beto Goncalves, dan Zulfiandi. Mereka dipanggil membela timnas Indonesia. Selain itu stoper Jaimerson Xavier juga dipastikan absen karena mendapat kartu merah saat timnya melawan Bali United pada pekan lalu (20/8/2019).

“Andik sebenarnya masih cedera. Dia sekarang di Surabaya karena masih dalam medical recovery. Kita sama-sama tahu dia mengalami cedera hamstring kemarin,” kata asisten pelatih Madura United, Rasiman.

Tanpa empat pemain yang dipanggil Timnas dan satu pemain menjalani hukuman kartu, Madura United sejatinya sangat dirugikan. Sebab, mereka selama ini selalu menjadi andalan.
Namun, Rasiman memastikan bahwa Madura United tidak ingin mengeluh dengan kondisi yang terjadi.

“Itu terjadi juga dengan klub lain dan kami tidak boleh mengeluh atau menyalahkan. Saya sangat percaya tim ini dihuni pemain yang punya kapabilitas yang cukup untuk bertanding tanpa mereka,” katanya.

Sebagai informasi, baik Madura United dan PSIS saat ini memang menjadi dua klub “terluka” setelah ada perombakan di jajaran pelatih.

PSIS beberapa pekan lalu memecat pelatih Jafri Sastra, dan kini Laskar Mahesa Jenar ditangani pelatih gaek, Bambang Nurdiansyah. Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah sudah menjalani laga debut saat menahan Bhayangkara FC 0-0, pada 20 Agustus.

Sedangkan Madura United baru saja melepas pelatih Dejan Antonic yang memutuskan mundur setelah rentetan hasil negatif itu. Laskar Sape Kerap kini ditangani asisten pelatih Rasiman yang menjabat sebagai caretaker.

Bedanya, Madura United masih tetap di papan atas meski menjalani lima pertandingan dengan hasil buruk. Slamet Nurcahyo dkk kini berada di peringkat kelima dengan mengoleksi 23 poin dari 14 pertandingan.

PSIS masih terjebak di papan tengah dengan menghuni peringkat ke-12. Mereka baru mengoleksi 15 angka dari 14 laga yang telah dijalani.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang