Luncurkan Program 100, Bupati Kebumen Usung Go-LAK hingga Mesin Serbu

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Senin (08/03) resmi meluncurkan program 100 Hari Kerja, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Senin (08/03) resmi meluncurkan program 100 Hari Kerja.

Program ini merupakan sebagai bentuk komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati, untuk mewujudkan Kabupaten Kebumen yang semakin baik.

Launching ditandai penandatanganan pakta integritas bersama, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Sarimun, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kebumen, serta ODP di lingkungan pemkab Kebumen.

Dalam sambutanya, Bupati menyampaikan, segala bentuk program dan kebijakan yang telah diambil, adalah untuk kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen agar semakin sejahtera.

Arif menjelaskan secara ringkas beberapa program unggulan yang telah disiapkan di antaranya tentang tata kelola pemerintahan.

Arif mempunyai program unggulan antara lain Go Layanan Administrasi Kependudukan (Go-LAK), Satu Data Untuk Semua, dan Festival Anggaran.

Go-LAK merupakan layanan administrasi kependudukan jemput bola ke rumah “ora antri, ora suwe, cepet dadi”. Dengan program ini, diharapkan 100% penduduk Kebumen memiliki e-KTP.

‘’Alhamdulilah, program ini telah dapat terlaksana pada hari Kamis, 4 Maret 2021 di ponpes Al Kahfi Somalangu kemarin,’’ kata Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id, Senin (08/03).

Selanjutnya, Program Satu Data Untuk Semua, merupakan program mengintegrasikan data kependudukan dengan output  Kartu Kebumen Sejahtera (KKS), sebagai upaya membantu masyarakat yang belum terlayani program peningkatan kesejahteraan.

‘’Dengan KKS ini, program bantuan sosial untuk masyarakat miskin yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Kebumen, seperti beasiswa miskin, RTLH, dan bantuan kankin, dapat disatukan administrasinya dan disinkronkan dengan Data Terpadu Kesejahteraa Sosial (DTKS), sehingga tepat sasaran,’’ imbuh Arif.

Terkait Festival Anggaran, Bupati mengatakan program ini bertujuan untuk keterbukaan informasi publik, yang bertujuan agar masyarakat mengetahui sumber anggaran OPD serta peruntukannya sehingga dapat menilai tingkat kontribusi pemerintah kabupaten dalam pembangunan Kabupaten Kebumen.

Kemudian mengenai pengelolaan kualitas pendidikan dan kesehatan, Bupati memiliki Program Unggulan yaitu Sis Susana, Bumen Sehati, dan Sibusah.

Sis Susana merupakan program beasiswa dan subsidi pendidikan bagi warga miskin dan anak yatim. Dengan program ini diharapkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) Kabupaten Kebumen, ke depan dapat meningkat.

Sedangkan Bumen Sehati, merupakan program untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi warga Kebumen. Program ini akan menyediakan layanan kesehatan jemput bola, dengan optimalisasi puskesmas keliling, sehingga angka kesakitan penduduk dapat ditekan.

Untuk Program Sibusah atau Santri Kebumen Sehat dan Berkah, merupakan program untuk meningkatkan derajat kesehatan para santri sehingga terwujud santri Kebumen yang bersih dan sehat.

Selain itu, ada pula program Bapak Asuh atau Basuh, yaitu program beasiswa bagi santri yang berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini khusus bagi santri warga Kabupaten Kebumen yang mondok.

‘’ Untuk itu, saya mengajak jajaran pengurus maupun pengasuh pesantren untuk mendukung program tersebut. Sehingga program akan berjalan seperti yang diharapkan,’’ujar Bupati.

Arif menambahkan, untuk peningkatan ekonomi, dirinya telah menyiapkan program unggulan yakni Kebumen Ekonomi Handal dan Tani Mulyo. Kebumen Ekonomi Handal merupakan program untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan tenaga kerja muda Kebumen dengan harapan bisa menekan angka pengangguran. Selanjutnya, Tani Mulyo yang merupakan program untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pemenuhan sarpras pertanian.

Dari Program ini nantinya akan menekankan pada penanganan terpadu pasca panen dengan mengoptimalkan penggunaan Rice Milling Unit (RMU).

‘’Saya melihat Kebumen memiliki potensi pertanian yang berbasis agribisnis padi. Namun mayoritas hasil berasnya masih kurang baik. Untuk itu kita telah menyiapkan rice milling unit (RMU) di Desa Kaliputih Kecamatan Kutowinangun. Harapannya, RMU dapat meningkatkan produktifitas dan efisiensi produksi beras para petani. RMU juga bisa menjadi pengelolaan beras terpadu yang Bersekala nasional,’’ kata Bupati Arif.

Soal infrastruktur, Arif akan menyiapkanya dengan Program Unggulan bernama Jalan Mulus Ekonomi Bergerak (Jamu Seger). Program ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

‘’Jalan merupakan akses perekonomian warga masyarakat. Sehingga dengan pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian pasca pandemi,’’jelasnya.

Terkait kebudayaan, Bupati memiliki Program Unggulan antara lain Membumikan dan Mempromosikan Seni serta Budaya Khas Kebumen (Mesin Serbu).

Program ini bertujuan untuk memasyarakatkan kesenian tradisional asli Kebumen agar tetap terpelihara dan menjadi identitas Kebumen. Program ini akan menampilkan kesenian tradisional Kebumen dalam setiap kegiatan lingkup kabupaten yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kebumen.

‘’ Saya yakin, potensi yang kita miliki sangat bisa kita andalkan untuk keluar dari krisis yang sekarang kita hadapi. Selalu ada peluang untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik. Pola pikir dan etos kerja kita harus berubah. Fleksibilitas, kecepatan, ketepatan sangat dibutuhkan. Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan. Kedisiplinan dan produktivitas juga harus ditingkatkan,’’ tambah Arif.

Menurut Bupati, untuk menyukseskan program tersebut, tentu tidak mungkin dilakukan sendiri. Untuk itu dibutuhkan tekad kuat dan komitmen tinggi, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, agar perubahan ke arah perbaikan dapat terwujud.

‘’Untuk itu, selain dukungan birokrasi yang profesional sangat diperlukan, dukungan luas dari masyarakat juga sangat saya harapkan.’’ tandas Bupati. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.