in

Lomba Kampung di Demak, Ubah Kumuh Jadi Juara

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Demak, Ahmad Sugiharto. (Foto : Demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Dinas Perumahan dan pemukiman Kabupaten akan menggelar lomba kampung juara tahun 2021. Setiap desa bisa menunjuk lebih dari satu kampung.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Demak, Ahmad Sugiharto, Selasa (22/6) mengatakan ada beberapa kriteria penilaian yang harus dipenuhi dalam lomba kampung juara ini. Selain  infrastruktur seperti jalan, drainase, dan pengelolaan sampah point, yang tidak kalah penting adalah tersedianya ruang publik yang memadai juga adanya dukungan maksimal dari pemerintah desa.

“Yang terpenting dalam kampung juara ini tidak hanya layaknya sarana prasarana saja namun lebih pada  perilaku warga untuk terus merawat ruang publik, lingkungan kampungnya dan terus berinovasi  mengembangkan apa yang sudah ada,” kata dia, seperti dirilis Demakkab.go.id.

Sehari sebelumnya, Bupati Demak Eisti’anah melalui video converence, telah membuka ajang kampung juara ini, di gedung Grhadika Bina Praja, diikuti para camat dan kepala desa se Kabupaten Demak.

Dalam sambutannya Bupati  Eisti’anah mengatakan masalah pemukiman kumuh dapat diatasi, agar derajat kesehatan masyarakat meningkat, dan berdampak pada masyarakat lebih sejahtera. Bupati mengatakan penanganan pemukiman kumuh, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu bupati mengajak seluruh pihak, dapat mewujudkan kampung yang lebih layak huni, nyaman dan indah. “Ini tanggung jawab bersama. Saya minta Camat dan para pimpinan desa, mampu mengubah pola pikir dan perilaku masyarakatnya, untuk mengubah wajah Demak,” tegas bupati.

Lomba kampung juara merupakan kegiatan  untuk merubah kampung yang kurang sehat menjadi kampung yang bersih dan sehat. Sehingga menjadi elok, rapi, anggun ,nyaman dan lestari selaras dengan slogan Demak Beramal. (HS-08)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu (23/6/2021)

Anggota Komisi XI DPR RI Serahkan Bantuan Ratusan Baju Hazmat