Lolos Dari Ancaman Degradasi, Ini Kata Manajemen PSIS

Skuad PSIS.

 

HALO SEMARANG – PSIS dipastikan lolos dari ancaman degradasi usai berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-32 kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (13/12/2019) malam. Atas hasil ini PSIS kini menempati posisi 11 di klasemen sementara dengan 43 poin.

Dengan menyisakan dua laga, perolehan poin ini tak akan mampu untuk dikejar oleh 3 tim terbawah yang saat ini menghuni dasar klasemen.

Atas capaian tersebut, General Manager PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto mensyukuri kemenangan 2-0 atas Semen Padang. Meski hanya butuh satu poin untuk membuat PSIS bertahan di Liga 1 musim depan, namun nyatanya pemain PSIS memberikan kemenangan.

“Kami apresiasi pemain berjuang sangat keras dan bisa meraih tiga poin. Meskipun kami sebetulnya hanya butuh satu poin untuk memastikan bertahan di Liga 1 musim depan,” ujarnya.

Meski telah dipastikan lolos dari ancaman degradasi, pihaknya tetap akan menyapu bersih dua laga tersisa di kandang. PSIS akan menjamu Madura United, Selasa (17/12/2019) dan menjamu Bhayangkara FC pada 22 Desember 2019 mendatang. “Kami masih fokus untuk bisa memperbaiki klasemen karena peluangnya masih ada. Jadi kami tetap targetkan kemenangan di dua laga kendang terakhir,” tandasnya.

Sementara Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah mengapresiasi para pemainnya usai berhasil mengalahkan Semen Padang.

Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar berhasil tampil perkasa usai unggul dua gol tanpa balas atas Semen Padang melalui gol penalti Bruno Silva di babak pertama dan gol Hari Nur Yulianto di penghujung pertandingan.

Menurut Bambang Nurdiansyah, hasil ini merupakan kerja keras pemainnya yang memang ingin memenangkan pertandingan dan membawa PSIS di posisi lebih baik dalam klasemen Liga 1 2019.

“Akhirnya kami benar-benar lolos dari degradasi, ini semua hasil perjuangan pemain karena semua pemain tidak ingin PSIS degradasi,” tutur Bambang kepada awak media saat sesi jumpa pers usai pertandingan.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya hanya melatih, namun pemain punya semangat yang luar biasa untuk tidak jatuh ke Liga 2,” imbuh pria yang akrab disapa Banur ini.

Sementara Semen Padang harus menerima kenyataan kembali ke Liga 2 karena 31 poin yang dimiliki mereka saat ini sudah tidak mampu untuk mengejar tim-tim yang berada di atas zona degradasi. Semen Padang akan terdegradasi bersama dua tim lain, Perseru Badak Lampung FC dan Kalteng Putra.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.