Lima Kelompok Pengolah Pemasar Hasil Perikanan di Kota Semarang Peroleh Bantuan dari KKP

Foto ilustrasi kampung nelayan Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas, Semarang.

 

HALO SEMARANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan sejumlah peralatan produksi kepada lima Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) hasil perikanan yang tersebar di sejumlah daerah di Kota Semarang.

Mulai dari Poklahsar Mina Agung (Mijen), Mina Sejahtera (Semarang Barat), Mina Mandiri (Tanjung Mas), Mina Eco (Banyumanik), Putri Laut (Gayamsari), dan UD New Citra (Tembalang). Pemberian bantuan telah dilangsungkan pada awal Desember 2020, didampingi perwakilan Dinas Perikanan Kota Semarang.

Kasi Pembinaan Pemasaran Hasil Perikanan pada Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Pembudidayaan Ikan (Pukpi), Endang Werdiningsih mengatakan, empat di antaranya merupakan Poklahsar yang memproduksi ikan presto, sementara satu lainnya bergerak dalam produk tambahan.

Adapun bantuan peralatan tersebut antara lain berupa blender, atau chest freezer, Coolbox ukuran 100 liter, tabung gas, timbangan digital 15 Kilogram, pembunuh serangga, dan sebagainya.

“Pemberian bantuan dalam rangka mendorong peningkatan daya saing kepada Poklahsar. KKP berkeinginan agar Poklahsar yang ada di Kota Semarang dapat lebih maju dan semakin berkembang. Khususnya pada saat kondisi tengah dalam pandemi Covid-19, di mana perekonomian tengah lesu,” ujar dia, baru-baru ini.

Selama ini, papar Endah, KKP hanya menyerahkan bantuan kepada Poklahsar yang telah memiliki kelengkapan izin untuk dapat berproduksi. Antara lain seperti Surat Keterangan Dinkes, Sertifikat Halal, NPWP, dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

“Harapannya, bantuan peralatan dapat menjadikan produk-produk yang dihasilkan Poklahsar, guna memenuhi standar kualitas yang ditentukan. Selanjutnya produk-produk tersebut selain dipasarkan di dalam negeri, bisa bersaing dan laku di berbagai negara di luar negeri,” terang dia.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.