Liluk Minta Kader Demokrat Aktif Bantu Korban Bencana di Kota Semarang

Pendistribusian bantuan air bersih dari DPC Demokrat Kota Semarang dan anggota DPR RI Yoyok Sukawi kepada warga di Kecamatan Genuk, Senin (8/2/2021).

 

HALO SEMARANG – DPC Demokrat Kota Semarang meminta seluruh kadernya untuk aktif membantu korban bencana, khususnya bencana banjir di wilayahnya masing-masing.

Hal itu ditegaskan Ketua DPC Demokrat Kota Semarang, Wahyu “Liluk” Winarto menanggapi tentang bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Semarang, Selasa (9/2/2021).

“Kami minta kepada seluruh kader Demokrat di Kota Semarang untuk turun ke lokasi bencana di sekitarnya, guna membantu para korban bencana. Jika di wilayahnya tak terjadi bencana, bisa membantu wilayah terdekat yang mengalami bencana. Persoalan bencana di Kota Semarang ini harus menjadi empati kita bersama,” kata Liluk, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Selasa (9/2/2021).

- Advertisement -

Dalam dua hari ini, DPC Demokrat Kota Semarang, bekerja sama dengan Fraksi Demokrat DPRD Kota dan anggota DPR RI, Yoyok Sukawi, menyalurkan bantuan berupa paket sembako serta air bersih kepada korban banjir di Kecamatan Genuk. Selain itu juga ada bantuan banjir di wilayah sekitar Kali Plumbon, yang ada di Kecamatan Tugu dan Ngaliyan.

“Untuk Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk kami bantu empat tangki air bersih. Kami juga salurkan bantuan sembako ke beberapa wilayah Kecamatan Genuk, Tugu, dan Ngaliyan. Tujuannya untuk meringankan beban korban banjir dan tanah longsor,” katanya.

Liluk mengaku prihatin, di tengah masa pandemi ini, kesulitan warga Kota Semarang harus ditambah dengan persoalan banjir. Menurutnya persoalan banjir harus menjadi perhatian serius pemerintah Kota Semarang.

“Kami di legislatif juga akan mendorong percepatan penanganan banjir. Sehingga bencana banjir tak menjadi momok bagi warga setiap musim hujan,” katanya.

Salah satu warga Genuk, Joko mengaku berterima kasih atas bantuan yang diberikan DPC Partai Demokrat.

Dia mengatakan, para korban banjir saat ini, selain butuh air bersih dan makanan, juga butuh obat-obatan. Beberapa warga mengaku sudah mengalami gatal-gatal di kaki, karena hidup di tengah genangan air.

“Selain itu dengan hidup di tengah genangan membuat warga juga mudah terserang penyakit,” tegasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.