in

Libur Lebaran, Pantai Ngebum Kendal Ramai Pengunjung

Pantai Ngebum di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

HALO KENDAL – Memasuki hari ketiga Idul Fitri 1444 Hijriah, tempat wisata Pantai Ngebum, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal masih ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daeerah, Senin (24/4/2023).

Hal tersebut terjadi, lantaran pengelola menyajikan hiburan musik dangdut dan musik pop selama libur Lebaran 2023, untuk menarik wisatawan atau pengunjung yang ingin menikmati objek wisata pantai tersebut.

Pantai Ngebum termasuk tempat wisata pantai yang favorit di Kendal. Karena, tempat wisata tersebut dikenal indah dan sejuk, dengan banyak pohon peneduh di sepanjang pantai.

Selain itu, kondisi pantai landai dengan ombak yang tidak besar, membuat para pengunjung merasa aman, terutama bagi anak-anak yang bermain pasir dan air laut di pantai.

Salah seorang pengunjung, Budi Mega Prasetyo, dari Pegulon Kota Kendal mengaku, hampir tiap bulan menikmati Pantai Ngebum bersama keluarga.

Menurutnya, selain lokasinya tidak jauh, juga akses jalannya cukup bagus. Selain itu, kondisi pantai cukup bersih dan luas, juga tidak berkarang, sehingga aman bagi anak-anak.

“Menurut saya, pangelola Pantai Ngebum bekerja secara maksimal. Karena tempatnya semakin bagus, bersih dan aman karena tidak banyak batu karangnya,” ujar Budi.

Para pengunjung bisa menikmati indahnya suasana pantai sambil duduk di kursi atau menyewa tikar kepada para pedagang di sekitar pantai. Bagi yang suka mandi di pantai, juga disediakan persewaan ban pelampung.

Sementara, Pengurus Bumdes Moro Berkah yang mengelola wisata tersebut, Kholidin mengatakan, Pantai Ngebum tetap buka pada hari Lebaran, mulai kemarin Sabtu (22/4/2023) setelah shalat Idul Fitri.

“Meski moment Lebaran, kami tidak menaikkan harga tiket masuk. Jadi tetap Rp 5.000 per orang. Buka sejak hari pertama Lebaran, mulai siang pukul 12.00,” jelasnya.

Kholidin menambahkan, untuk menyambut libur Lebaran, pihaknya telah melakukan pembenahan fasilitas di pantai. Seperti gazebo, tempat ayunan dan kursi-kursi pantai dengan melakukan perbaikan dan pengecatan ulang.

“Selain itu, pembenahan lain yang dilakukan adalah memasang tenda-tenda peneduh di tepi pantai dan penataan kursi-kursi pantai. Supaya pengunjung tidak kepanasan duduk di tepi pantai,” imbuhnya.(HS)

Moment Idul Fitri, Lapas Kendal Beri Waktu Warga Binaan Bertemu Keluarga

Ganjar Resmi Jadi Capres, Tokoh Gereja se Indonesia: Akhirnya Kami Lega