in

Lestarikan Seni Tari, Chindy Jadi Puteri Tari Jawa Tengah 2021

Yashinta Chindy Insyira. (Foto : Dok)

 

HALO SEMARANG – Tak banyak anak muda yang mencintai kesenian tradisional, bahkan hingga menyandang gelar juara. Salah satu dari mereka adalah Yashinta Chindy Insyira, mahasiswi Program Studi D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Tekad gadis kelahiran Salatiga, 13 Januari 2002 ini begitu kuat untuk melestarikan tari tradisiional. Di tengah aktivitasnya sebagai mahasiswi, dia menjadi pelatih tari tunggal dan kelompok.

Dia juga terus berlatih dan mengikuti beragam lomba. “Besar tekad saya untuk terus melestarikan budaya serta tari tradisional. Karena seni merupakan sesuatu yang saya cintai dan tari tradisional adalah jiwanya,” tutur Chindy, dalam rilisnya yang disampaikan kepada Halo Semarang.

“Usaha tak pernah mengkhianati hasil,” begitulah kata pepatah. Itu pula yang dialami Chindy, tatkala mengikuti ajang Putera Puteri Tari Provinsi Jawa Tengah 2021. Dalam lomba itu, dia pun keluar sebagai juara pertama putri.

Perjalanan untuk menjadi juara memang tak mudah. Lomba yang digelar secara online tersebut, dimulai dari tes tertulis, tes wawancara melalui zoom, serta penugasan yang diunggah pada media sosial peserta.

“Pelaksanaan seleksi ini dilakukan pada Maret lalu. Pada 25 Maret 2021 diumumkan 8 finalis, yang kemudian diharuskan mengirimkan video menari. Lalu pada 5 April 2021, melalui instagram @puteraputeritarijateng, saya diumumkan menempati juara pertama,” kata Chindy.

Pada ajang tersebut, Chindy menampilkan Tari Lengger Lenggasor, yang diciptakan oleh seniman Susiati S Sn, dari Purbalingga. Dalam tarian yang disiapkan Chindy dalam waktu kurang dari tiga hari tersebut, memiliki makna yang dikaitkan dengan adat timur.

Kata “Lenggasor” berasal dari kata ‘lenggah’ yang artinya duduk dan ‘ngisor’ yang artinya bawah. Dengan demikian jika dirangkai menjadi “duduk di bawah”, sebuah adat untuk menghormati orang yang lebih tua, dengan cara merendah.

Sebagai pemenang ia pun menyandang gelar Puteri Tari Jawa Tengah 2021. Mendapatkan mahkota serta pelatihan meliputi catwalk, public speaking dan make-up.

“Pelatihan tersebut nantinya jadi bekal saya untuk menuju event tingkat nasional dengan mewakili Provinsi Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang di Nusa Tenggara Barat,” tuturnya

Saat ini Chindy juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional. Dia berharap agar segalanya dilancarkan dan dapat menampilkan yang terbaik. “Sehingga bisa kembali ke Semarang dengan selamat dan dapat membanggakan Provinsi Jawa Tengah serta kampus tercinta, Udinus,” harapnya. (HS-08)

Share This

Masyarakat Diimbau Cek Kemasan dan Kedaluwarsa Makanan

Satpol PP Kota Semarang Tangkap 9 Pekerja Seks dan 23 PGOT