in

Lee Ji Han, Bintang Iklan Kopi Indonesia Ikut Jadi Korban Tragedi Itaewon

Mendiang Lee Ji Han. (Sumber : Instagram Fan Lee Ji Han)

 

HALO SEMARANG – Tragedi Halloween di Itaewon Korsel, juga meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, dan fans Lee Ji Han. Kontestan Produce 101 Season 2  yang juga pernah membintangi iklan kopi di Indonesia itu, termasuk salah satu korban meninggal dalam tragedi itu.

Menurut laporan TV Report, yang dikutip laman berita Korea Selatan, Koreaboo, sesama  kontestan Produce 101 Season 2, Park Hee Seok dan Kim Do Hyun, memposting di Instagram mereka, ungkapan duka atas meninggalnya Lee Ji Han yang baru berusia 24 tahun itu.

 

Berita kematian

Mendiang Lee Ji Han

30 Oktober 2022

Ji Han telah meninggalkan dunia ini untuk pergi ke tempat yang nyaman.

Tolong ucapkan selamat tinggal padanya saat dia pergi ke tempat terakhirnya.

Pemimpim Berkabung: Lee Jong Cheol, Cho Mi Eun, Lee Ga Young

Lokasi: Aula Pemakaman Rumah Sakit Myeongji 8

— Park Hee Seok

 

Agensi Lee Ji Han 935 Entertainment juga telah mengkonfirmasi kabar duka tersebut.

 

Memang benar bahwa Lee Ji Han meninggal dalam insiden di Itaewon pada tanggal 29 Oktober.

Kami berharap itu tidak benar, tetapi ketika kami mendengar berita itu, kami sangat terkejut. Kami akan membahas ini dengan hati-hati karena keluarganya sangat sedih. Kami berdoa untuk mendiang.

 

Lee Ji Han adalah kontestan di Produce 101 Season 2. Tetapi disayangkan dia hanya berada di peringkat #98, dan kemudian tereliminasi pada babak pertama. Sejak kemunculannya, dia aktif sebagai aktor, tampil di web drama Today Was Another Nam Hyun Day.

Di Indonesia, dia pernah membintangi iklan sebuah produk kopi, bersama Mawar de Jongh dan Beby Tsabina.

Mendiang Lee Ji Han disemayamkan di sebuah rumah sakit di Kota Goyang. Pelayat dapat mengunjungi rumah duka mulai 31 Oktober 2022, sebelum pemakaman pada 1 November.

May he rest in peace (Semoga dia beristirahat dalam damai),” tulis koreaboo.com pada akhir beritanya.

 

Sumber : Twitter @hyunsuinseoul

Berkabung Nasional

Sementara itu tragedi Itaewon telah meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Korea Selatan.

Menjelang 48 jam sejak lonjakan massa tragis di Itaewon yang merenggut nyawa 154 orang dan melukai 132 lainnya, pelayat telah mengunjungi Itaewon untuk memberikan penghormatan.

Mereka membuat kenang-kenangan, dengan neninggalkan bunga, di lokasi tersebut, untuk memberikan penghormatan kepada 154 warga yang meninggal Itaewon.

Menyusul tragedi itu, presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyatakan masa berkabung nasional akan diperpanjang hingga 5 November. Presiden Yoon Suk Yeol, juga berjanji akan meenggelar peringatan resmi di Seoul.

Sementara pembangunan altar peringatan sedang dibangun di depan Balai Kota Seoul, pada malam tanggal 30 Oktober (KST), bendera pun dikibarkan setengah tiang di seluruh Korea.

Selama masa berkabung nasional Korea Selatan ini, berbagai perusahaan pun membatalkan acara Halloween. Sejumlah perusahaan hiburan juga mengumumkan beberapa  penundaan  dan pembatalan jadwal.

Pada pagi hari tanggal 30 Oktober, di Seoul, jalan-jalan di Itaewon tetap tertutup untuk lalu lintas masuk. Polisi terus memblokir gang agar tidak dimasuki. Ini menjadi sebuah pengingat yang jelas, tentang peristiwa memilukan yang terjadi malam itu.

Media dan pejabat publik memenuhi jalan-jalan Itaewon setelah tragedi itu, melakukan investigasi saat warga melakukan perjalanan ke distrik tersebut untuk memberikan penghormatan kepada para korban.

Karangan bunga ditempatkan dengan rapi di luar Stasiun Itaewon, dan minuman diletakkan di sebelah karangan bunga, untuk menghormati mereka yang meninggal. (HS-08)

Tragedi Halloween di Itaewon, Jokowi : Indonesia Berduka Bersama Rakyat Korea Selatan

Gelar Konsolidasi, Buruh Eks Karesidenan Pati Dukung Ganjar Presiden 2024: Serap Aspirasi dan Sejahterakan Kami