Lebaran, Volume Sampah Kota Semarang Capai 700 Ton/Hari

Foto ilustrasi.

 

HALO SEMARANG – Selama momen Lebaran tahun ini, dari satu pekan sebelum Lebaran hingga Selasa, 26 Mei 2020, tercatat rata-rata volume sampah di Kota Semarang mencapai 700 ton per hari. Atau turun sebesar 15 sampai 20 persen dari Lebaran tahun sebelumnya.

Seperti saat Lebaran tahun 2019 lalu, volume sampah di Kota Semarang mencapai 1.000 sampai 1.200 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengatakan, selama pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang, terjadi penurunan volume sampah di Kota Semarang. Karena  banyak acara yang dibatalkan, seperti tidak ada kegiatan car free day, pentas seni, dan juga pembatasan aktivitas niaga seperti operasional toko- toko modern.

“Sehingga volume sampah berkurang sebesar 15 -20 persen. Lebaran ini juga turun, karena tidak ada Salat Id di lapangan Simpanglima. Sampah kebanyakan dari aktivitas di pasar. Di mal juga, tidak banyak sampahnya,” terangnya, Sabtu (26/5/2020).

Dari catatan DLH, volume sampah dari satu pekan sebelum Lebaran sampai Senin, 25 Mei 2020 atau H+2 rata-rata volume sampah yang masuk ke TPA Jatibarang sekitar 700 ton per hari.

“Biasanya rata-rata 1.000 ton sampai 1.200 ton per hari. Lebaran ini tinggal rata-rata 700 ton per hari, “imbuhnya.

Memang pada Sabtu, 23 Mei 2020, lanjut Sapto, jam kerja petugas DLH diperpanjang sampai pukul 23.00 WIB.

“Hari Sabtu kemarin, jam kerja kami perpanjang sampai jam 11 malam. Sampah yang mesti diambil Minggu pagi, kami ambil Sabtu sore. Karena memberikan kesempatan bagi mereka yang akan laksanakan Salat Id pada Minggu pagi.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.